SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, melakukan peninjauan progres pengerjaan revitalisasi kawasan Citra Niaga pada Senin sore (13/1/2025). Dalam kunjungannya, Wali Kota memastikan bahwa pengerjaan kawasan ikonik ini berjalan sesuai target. Ia optimistis revitalisasi Citra Niaga akan selesai sepenuhnya pada 17 Februari 2025, baik dari segi sarana, prasarana, maupun infrastrukturnya.
“Dari tinjauan saya tadi, hampir seluruh pengerjaan berjalan dengan baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti genangan air di tengah kawasan. Setelah kami telusuri, kemungkinan disebabkan oleh penurunan keramik andesit akibat pemadatan yang kurang maksimal,” ungkap Andi Harun.
Ia pun menginstruksikan pembongkaran area yang bermasalah tersebut agar elevasi permukaan bisa disamakan dan mencegah genangan di masa mendatang.
Secara keseluruhan, Wali Kota mengapresiasi kualitas pengerjaan revitalisasi Citra Niaga. Ia menyebutkan bahwa dari sisi teknis, hasil pemasangan material, seperti keramik andesit, sudah sangat baik.
“Tinggal nanti setelah selesai, kita akan fokus pada penataan tempat berjualan yang lebih menarik. Ini penting untuk meningkatkan daya tarik kawasan Citra Niaga sebagai destinasi utama kunjungan di Samarinda,” tambahnya.
Sebagai langkah lanjutan, Andi Harun telah meminta Dinas Perdagangan untuk menyusun tata kelola pasar dengan pola yang lebih modern dan profesional. Menurutnya, pola lama yang masih menggunakan pendekatan UPTD konvensional perlu ditingkatkan dengan melibatkan tenaga profesional, bahkan melalui outsourcing jika diperlukan.
“SDM pengelola harus lebih progresif, komprehensif, dan memiliki target kinerja yang jelas,” tegasnya.
Selain tata kelola, Wali Kota juga menyoroti pentingnya menciptakan suasana Citra Niaga yang aman, bersih, dan tertata dengan baik. Ia mengingatkan bahwa kawasan ini harus mencerminkan kualitas yang layak untuk menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus tempat wisata yang inspiratif.
“Kami akan lebih selektif dalam mengelola kawasan ini. Tidak hanya soal fisik, tapi juga keamanan, kebersihan, dan penataan lapak yang menarik. Premanisme dan hal-hal yang mengganggu pengunjung harus dihilangkan,” jelas Andi Harun.
Dalam pertemuan tersebut, ia juga menekankan pentingnya bekerja sama dengan pemilik dan penyewa lapak di Citra Niaga. Pemerintah akan membantu dalam menata ulang lapak agar terlihat lebih menarik dan sesuai dengan konsep baru kawasan ini.
“Kami ingin lapak-lapak di Citra Niaga memiliki tampilan yang eye-catching. Dari luar saja sudah terlihat menarik sehingga orang-orang akan tertarik untuk datang,” tuturnya.
Namun, Wali Kota menyadari bahwa proses penataan ini membutuhkan biaya tambahan. Untuk itu, pemerintah berkomitmen untuk menanggung sebagian besar biaya penataan guna meringankan beban para pelaku usaha.
“Yang penting, para pemilik dan penyewa lapak mau bekerja sama dengan pemerintah untuk menghadirkan wajah baru Citra Niaga,” katanya.
Dengan revitalisasi ini, Andi Harun berharap Citra Niaga tidak hanya menjadi kawasan yang indah secara fisik, tetapi juga memiliki suasana dan tata kelola yang lebih modern dan profesional. Ia ingin kawasan ini menjadi kebanggaan warga Samarinda dan mampu menarik perhatian pengunjung dari luar daerah.
“Kita ingin Citra Niaga memiliki aura dan tampilan yang benar-benar baru. Dari luar hingga ke dalam, semuanya harus mencerminkan wajah baru yang bisa kita banggakan bersama,” pungkasnya.(DV/MYG)