SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia 2025, XR Bunga Terung mengeluarkan pernyataan tegas mengenai pentingnya menjaga keberlangsungan Sungai Mahakam, yang dikenal sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim). Sungai ini, yang mengalir sepanjang tahun, telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat di Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Samarinda.

Sungai Mahakam bukan hanya sekadar sumber air bersih, tetapi juga jalur transportasi, pusat ekonomi, dan tempat pertemuan budaya. Dengan cadangan air yang melimpah, sungai ini memiliki danau-danau kaskade yang berfungsi sebagai lumbung air, seperti Danau Semayang, Melintang, dan Jempang. Namun, kondisi sungai ini kini terancam akibat berbagai aktivitas ekstraksi sumber daya alam yang merusak ekosistem.

Sejak tahun 1970-an, Sungai Mahakam mengalami perubahan drastis. Dulu dikenal sebagai jalur kayu gelondongan, kini sungai ini dipenuhi ponton pengangkut batubara. Meskipun menjadi sumber kehidupan bagi 298 jenis burung dan 147 jenis ikan air tawar, habitat mereka semakin terancam oleh pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Kondisi ini diperparah dengan hilangnya tutupan hutan hujan tropis yang seharusnya memberikan nutrisi bagi sungai. Penebangan hutan, penambangan batubara, dan konversi lahan untuk perkebunan sawit telah menyebabkan pencemaran air yang serius. Limbah dari berbagai aktivitas ini membuat kualitas air Sungai Mahakam semakin buruk, sehingga tidak lagi aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Winda, perwakilan XR Bunga Terung, menegaskan pentingnya tindakan segera untuk menyelamatkan sungai ini.

“Sungai Mahakam harus dikembalikan sebagai ruang hidup bersama, tidak hanya untuk manusia tetapi juga untuk flora dan fauna yang bergantung padanya. Setiap warga berhak atas air bersih dari sungai ini, karena pemenuhan kebutuhan air bersih adalah hak asasi manusia,” ujarnya.

XR Bunga Terung mendesak pemerintah dan masyarakat untuk segera melakukan konservasi dan pemulihan ekosistem sungai serta menghentikan deforestasi dan alih fungsi lahan yang merugikan.

“Kami berharap agar Sungai Mahakam dapat kembali menjadi Anugerah Kehidupan bagi masyarakat Kalimantan Timur, serta menjadi simbol keberlanjutan dan keanekaragaman hayati yang harus dijaga untuk generasi mendatang,” tambah Winda.

Dengan seruan ini, XR Bunga Terung berharap agar semua pihak dapat bersatu untuk menyelamatkan Sungai Mahakam demi masa depan yang lebih baik.(DV/MYG)

Loading

By redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *