SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Samarinda mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi maupun dokumen yang mengatasnamakan Disdukcapil. Peringatan ini disampaikan setelah beredarnya surat palsu yang menyerupai dan mengklaim berasal dari Disdukcapil Samarinda.

Kepala Disdukcapil Kota Samarinda, Eko Suprayetno, menegaskan surat yang beredar tersebut bukanlah surat resmi yang dikeluarkan Disdukcapil. Menurutnya, masyarakat diminta tidak mudah percaya, terlebih jika dokumen itu memuat instruksi yang tidak lazim ataupun meminta data pribadi.

“Surat itu bukan dari kami, dan itu penipuan. Karena itu masyarakat jangan memberikan data ke pihak yang tidak berwenang. Pastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Disdukcapil,” tegas Eko.

Ia menyampaikan, pihaknya selalu terbuka jika warga menemukan dokumen atau pesan yang mencurigakan. Masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui kanal resmi mulai dari Instagram, website resmi, hingga nomor pengaduan Disdukcapil.

“Lindungi data diri, jangan sampai menjadi korban. Validasi dulu, cek dulu, jangan langsung percaya,” tambah Eko.

Abdillah Salah satu warga Samarinda, yang ditemui terpisah, menilai peringatan ini penting. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang mudah percaya pada dokumen yang tampak resmi padahal tidak bersumber dari instansi. “Sekarang banyak modus baru. Kadang bentuk suratnya meyakinkan. Jadi kami perlu benar-benar hati-hati, jangan asal bagikan data diri,” ungkapnya.

Eko menegaskan kembali bahwa seluruh pelayanan administrasi kependudukan memiliki prosedur baku dan saluran resmi. Karena itu, masyarakat harus memastikan informasi hanya dari kanal yang jelas dan tidak mengirimkan data sensitif ke pihak yang tidak dikenal.(zz)

Loading

By redaksi