SENDAWAR, Cakrawalakaltim.com – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) kini memperkuat pondasi organisasinya di tingkat akar rumput. Setelah merampungkan pelantikan pengurus dari 16 kecamatan, LPPD menekankan pentingnya sinergi strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar demi mendorong capaian prestasi rohani dan seni di kancah yang lebih tinggi.

Ketua LPPD Kubar, Pendeta Pelipus, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pengurus baru yang telah dilantik. Ia menggarisbawahi bahwa dedikasi penuh sangat vital, tidak hanya untuk memaksimalkan pelayanan spiritual kepada umat, tetapi juga sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Demi memaksimalkan pelayanan kita kepada Tuhan dan umat-Nya, mari kita memberikan dedikasi terbaik bagi bangsa dan daerah yang kita cintai, Kubar,” ujar Pendeta Pelipus dalam sambutannya. Ia menambahkan, pengurus di tingkat kecamatan diharapkan berfungsi sebagai kepanjangan tangan LPPD Kabupaten, membangun komunikasi yang solid, dan menjadi inspirator bagi lingkungan mereka masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Pelipus juga melaporkan peta jalan prestasi LPPD Kubar. Lembaga ini berhasil mengamankan kuota untuk berkompetisi di dua ajang bergengsi pada tahun 2026: Pesparawi Tingkat Nasional di Papua Barat dan Pesparawi Provinsi Kalimantan Timur yang akan digelar di Tenggarong. Untuk memastikan persiapan maksimal dan dukungan logistik yang memadai, ia berharap kemitraan strategis dengan Pemkab Kubar terus dipertahankan dan diperkuat.

Menyambut seruan kolaborasi tersebut, Bupati Kubar, Frederick Edwin, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah. Bupati Edwin menyatakan bahwa Pemkab akan terus memfasilitasi setiap program kerja LPPD agar organisasi ini tetap produktif dan memberikan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah dan LPPD menjadi kunci membina generasi muda yang beriman dan kreatif,” jelas Bupati Edwin. Ia memandang kemitraan ini sebagai jembatan strategis untuk membawa harum nama Kutai Barat di panggung kompetisi regional maupun nasional melalui seni dan pelayanan rohani.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk menguatkan pembinaan spiritual dan membangun karakter masyarakat secara merata di 16 kecamatan Kubar. Diharapkan, langkah ini akan melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya terampil dan kreatif dalam seni rohani tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pelayanan umat. (AD/ADV-DISKOMINFOKUBAR)

Loading

By redaksi