SENDAWAR, Cakrawalakaltim.com – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) ke-26, semangat kompetisi memadati kawasan Dermaga Melak. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kubar menjadi inisiator digelarnya ajang Lomba Perahu Naga yang berlangsung lima hari di Sungai Mahakam. Gelaran olahraga tradisional ini dimulai pada Rabu, 29 Oktober 2025, dan dijadwalkan ditutup pada Minggu, 2 November 2025.
Sekretaris Dispora Kubar, Alkatib, mengungkapkan skala partisipasi yang masif dalam turnamen kali ini. Total 32 tim tercatat berpartisipasi, terdiri dari 24 regu putra dan 8 regu putri, di mana setiap tim mengerahkan 12 pendayung. Tingginya minat ditunjukkan dengan kehadiran peserta yang meluas, tidak hanya berasal dari Melak, tetapi juga dari kecamatan-kecamatan lain seperti Tering dan Muara Lawa.
Alkatib menegaskan bahwa ajang ini melampaui sekadar tontonan rekreasi. “Antusiasme peserta sangat luar biasa. Kegiatan ini kami maknai sebagai upaya pelestarian warisan olahraga tradisional sekaligus berfungsi sebagai platform strategis untuk pembinaan talenta atlet lokal,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi dimensi filosofis dari lomba mendayung ini, yakni menumbuhkan semangat kekompakan dan sinergi antarwarga. Ambisi Kubar untuk mencetak atlet berprestasi didorong oleh inspirasi dari kancah internasional, terutama setelah Tim Nasional Indonesia sukses merebut medali emas pada ajang The World Games 2025 di Chengdu, Tiongkok. “Kami menargetkan Kubar dapat melahirkan pendayung perahu naga yang mampu bersaing di kancah nasional,” tambahnya, berharap acara ini dapat diabadikan sebagai agenda tahunan pemerintah daerah.
Sementara itu, Koordinator lomba, Fahrizani, menyinggung tantangan operasional dalam menyelenggarakan balapan di lokasi tersebut. Mengingat padatnya arus lalu lintas di Sungai Mahakam, penyesuaian jadwal telah dilakukan secara cermat. “Kami harus mengatur waktu perlombaan agar memastikan keselamatan semua pihak dan tidak menciptakan hambatan bagi jalur pelayaran komersial yang beroperasi di sungai,” pungkas Fahrizani. (AD/ADV-DISKOMINFOKUBAR)
![]()
