SENDAWAR, Cakrawalakaltim.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berlangsung khidmat di Sendawar. Upacara yang digelar pada Rabu pagi (5/11/2025) ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi momen krusial untuk memperteguh kembali filosofi lokal yang menjadi jiwa daerah tersebut, yaitu semangat *Sempekat*, yang bermakna bersatu hati dalam kebersamaan.
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, membuka pidatonya dengan untaian pantun daerah yang hangat, menyerukan semangat persatuan dan kemajuan di ‘Bumi Tanaa Purai Ngeriman’ yang damai. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak masyarakat untuk menjadikan hari jadi ini sebagai titik refleksi kolektif atas capaian pembangunan sejak kabupaten ini resmi berdiri pada tahun 1999. Menurutnya, keberhasilan yang diraih hingga kini tidak terlepas dari soliditas seluruh elemen.
“Sempekat bukan hanya sebuah slogan, melainkan prinsip fundamental yang menjadi landasan bagi setiap inisiatif pembangunan daerah,” tegas Edwin. Ia menjelaskan bahwa nilai inti dari falsafah ini—yakni bersatu hati dalam kebersamaan—berfungsi sebagai pengikat sosial yang menyatukan seluruh komponen masyarakat, terlepas dari latar belakang yang beragam.
Tema perayaan tahun ini, “Harmoni Kebersamaan dalam Budaya Sempekat, Bersama Kita Pasti Bisa,” dinilai sangat merepresentasikan karakter masyarakat Kubar yang dikenal menjunjung tinggi toleransi komunal dan etos gotong royong. Edwin menekankan bahwa keragaman suku, budaya, dan adat istiadat yang ada di Kubar merupakan aset utama yang harus terus dipelihara sebagai sumber kekuatan.
Lebih lanjut, Frederick Edwin memperingatkan bahwa pemerintah daerah tidak mungkin mencapai kemajuan sendirian. Pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara masyarakat luas, lembaga adat, sektor swasta, dan tokoh-tokoh agama, yang semuanya harus bergerak selaras di bawah payung semangat *Sempekat*.
Perayaan HUT ke-26 ini sekaligus menjadi simbol perjalanan panjang daerah yang terus bertransformasi menuju masa depan yang lebih prospektif. Menutup sambutannya, Bupati mengajak semua warga untuk menjaga harmoni dan optimis, meyakini bahwa dengan persatuan, Kutai Barat akan meraih masa depan yang lebih gemilang, semakin beradat, berdaya, dan berkeadilan.
“Mari kita terus rawat kebersamaan ini. Dengan semangat Sempekat, kita pasti bisa membawa Kutai Barat menuju masa depan yang lebih gemilang,” pungkasnya. (AD/ADV-DISKOMINFOKUBAR)
![]()
