SENDAWAR, Cakrawalakaltim.com – Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memperlihatkan kinerja ekonomi yang solid sepanjang tahun 2025. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengonfirmasi bahwa pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut menyentuh angka 4,15 persen pada paruh pertama tahun ini, sebuah capaian signifikan yang didorong oleh kontribusi positif yang merata di seluruh lini sektor.
Pencapaian strategis ini diumumkan secara resmi oleh Bupati Kubar, Frederick Edwin, saat menyampaikan pidato kunci pada Sidang Paripurna Istimewa peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Kubar, yang digelar di ruang Paripurna DPRD, Selasa (4/11/2025).
Edwin menjelaskan bahwa seluruh klaster ekonomi mencatatkan kenaikan. Sektor primer, misalnya, didongkrak oleh peningkatan signifikan dalam volume produksi batu bara dan hasil pertanian. Sementara itu, sektor sekunder menunjukkan kekuatan berkat kinerja industri pengolahan dan aktivitas logistik serta transportasi yang berjalan optimal. Pertumbuhan sektor tersier, katanya, melonjak tajam seiring maraknya kegiatan pariwisata serta penyelenggaraan acara berskala lokal hingga nasional.
Meskipun pertambangan dan sektor pertanian dalam arti luas masih menjadi tulang punggung utama penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Bupati Edwin menyoroti adanya tantangan struktural yang memerlukan perhatian serius. Tantangan utama adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan pajak dan retribusi, yang saat ini mayoritas penyetorannya masih terpusat di pemerintah pusat.
“Peluang pendapatan yang bersumber dari aktivitas ekonomi lokal perlu terus dimaksimalkan untuk mendongkrak kontribusi langsung ke kas daerah,” tegas Edwin, menekankan perlunya memaksimalkan penerimaan fiskal daerah.
Untuk memastikan keberlanjutan momentum pertumbuhan, pemerintah daerah fokus pada penguatan sektor riil masyarakat. Strategi ini mencakup pengembangan kawasan ekonomi potensial, percepatan hilirisasi industri, serta peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berakar kuat pada potensi domestik.
Edwin menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas sejajar. Oleh karena itu, program pemerataan akses pendidikan dan kesehatan terus digalakkan agar laju pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan penguatan kualitas SDM di Kubar.
Menutup pidatonya, Bupati Kubar menyatakan optimisme tinggi. Ia meyakini bahwa melalui sinergi kuat dan kolaborasi intensif antara pemerintah, sektor swasta (pelaku usaha), dan masyarakat, laju pertumbuhan ekonomi wilayah akan semakin terakselerasi. “Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berinovasi demi memastikan bahwa setiap inisiatif pembangunan memberikan dampak nyata dan signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan seluruh warga,” pungkasnya. (AD/ADV-DISKOMINFOKUBAR)
![]()
