SENDAWAR, Cakrawalakaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) secara masif memperkokoh sektor pertanian dan ketahanan pangan melalui penerapan strategi hilirisasi serta pemberian insentif langsung kepada para pelaku usaha di lapangan. Program tahunan ini dirancang untuk memastikan daerah tersebut mampu mencapai swasembada pangan.
Dalam implementasi terbarunya, Pemkab telah menyalurkan bantuan komprehensif yang menjangkau 16 kecamatan di Kubar. Bantuan tersebut meliputi penyediaan bibit berkualitas unggul, alokasi pupuk, penyerahan alat berat, hingga pembangunan infrastruktur vital seperti perintisan jalan usaha tani dan optimalisasi jaringan irigasi.
Bupati Kubar, Frederick Edwin, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan manuver strategis untuk menekan ketergantungan daerah terhadap pasokan eksternal, sekaligus memperkuat kemandirian pangan lokal.
“Target utama kami adalah melihat peningkatan kesejahteraan petani, lonjakan signifikan pada hasil produksi, dan memastikan keamanan rantai pasok pangan di wilayah Kubar tetap terjaga,” ujar Edwin.
Tidak hanya menyasar sektor darat, dukungan Pemkab juga diperluas bagi kelompok perikanan di wilayah tersebut. Bantuan yang disalurkan mencakup mesin *ketinting* (tempel), perahu berbahan *fiberglass*, program *restocking* benih ikan, serta fasilitasi pembangunan kolam budidaya yang modern.
Lebih lanjut, dalam konteks pengendalian inflasi dan stabilisasi harga komoditas, pemerintah menerapkan serangkaian kebijakan ketat. Ini termasuk program diversifikasi produk pangan, pembangunan gudang penyimpanan strategis (*lumbung pangan*), dan penyelenggaraan operasi pasar secara berkala.
Edwin menutup pernyataannya dengan keyakinan kuat. “Melalui sinergi yang erat antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, fondasi ketahanan pangan Kubar akan semakin kokoh dan tak tergoyahkan,” tegasnya. (AD/ADV-DISKOMINFOKUBAR)
![]()
