SENDAWAR, Cakrawalakaltim.com — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengambil langkah progresif dalam pembenahan infrastruktur kesehatan publik, dengan mengumumkan strategi ganda untuk tahun 2025. Fokus utama diarahkan pada pengadaan masif alat kesehatan (alkes) berteknologi mutakhir dan proyek perluasan signifikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar (HIS).
Bupati Kubar, Frederick Edwin, mengkonfirmasi bahwa pada tahun anggaran mendatang, dana signifikan telah dialokasikan untuk akuisisi delapan jenis instrumen medis utama. Peralatan vital ini dirancang untuk meningkatkan kapabilitas diagnostik dan operatif di fasilitas daerah. Di antara perangkat yang akan diadakan adalah alat diagnostik spesialis seperti *treadmill* kardiologi dan *bronchoscopy*, serta perangkat penunjang operasi yang krusial seperti mesin anestesi dan sterilisator plasma.
Edwin menekankan bahwa modernisasi ini memiliki tujuan strategis. “Kami bertekad agar tenaga medis lokal dapat bekerja dengan efektivitas maksimal, dan masyarakat memperoleh penanganan prima di wilayah sendiri, tanpa perlu dirujuk ke luar daerah,” tegasnya, dalam keterangan resmi pada Selasa (4/11/2025).
Peningkatan kapabilitas rumah sakit ini melengkapi jaringan layanan primer yang sudah mapan. Saat ini, Kubar didukung oleh dua rumah sakit regional, 19 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), dan 89 Pusat Kesehatan Desa (Pustu), serta diberdayakan oleh lebih dari 1.700 profesional kesehatan.
Bupati Edwin menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk perbaikan layanan secara berkelanjutan. Penambahan kapabilitas ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah untuk menjamin bahwa seluruh warga mendapatkan akses kesehatan yang “cepat, aman, dan berorientasi pada prinsip kemanusiaan.” (AD/ADV-DISKOMINFOKUBAR)
![]()
