SENDAWAR, Cakrawalakaltim.com — Arus investasi yang masuk ke Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, terbukti menjadi pendorong signifikan dalam penciptaan lapangan kerja formal bagi penduduk setempat. Meskipun tantangan terkait tenaga kerja terkadang muncul, proses penyerapan pekerja di wilayah ini dinilai berjalan efektif berkat mekanisme rekrutmen yang terdesentralisasi.

Pemerintah Kecamatan Muara Lawa secara strategis menyerahkan tanggung jawab seleksi dan rekomendasi calon pekerja kepada pemerintah kampung (desa). Sistem ini memastikan bahwa hanya warga yang benar-benar siap bekerja dan terdata di wilayah setempat yang mendapatkan prioritas untuk posisi yang tersedia.

“Secara umum, penyerapan tenaga kerja kami lihat memuaskan. Banyak warga kini beralih ke sektor formal, seperti menjadi petugas keamanan perusahaan atau tenaga pendukung operasional di sektor pertambangan,” ungkap Edy Murhamdi, Camat Muara Lawa, dalam keterangannya pada Selasa (31/10/2025).

Camat Edy menegaskan bahwa kantor kecamatan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi kerja secara langsung. “Kami di tingkat kecamatan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi langsung, semua proses seleksi dan pengiriman nama dikoordinasikan melalui pihak kampung, karena merekalah yang paling memahami kesiapan warganya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Camat Edy Murhamdi menekankan bahwa visi pembangunan di Muara Lawa jauh melampaui sekadar proyek fisik. Pembangunan harus mencakup peningkatan kesejahteraan sosial dan perluasan partisipasi masyarakat.

“Kami berupaya agar seluruh elemen masyarakat bergerak bersama dan terlibat aktif. Ketika keterlibatan warga menjadi inti dari proses pembangunan, hasilnya akan lebih kuat dan terjamin keberlanjutannya dalam jangka panjang,” pungkas Edy. (AD/ADV-DISKOMINFOKUBAR)

Loading

By redaksi