Samarinda, Cakrawalakaltim.com – Kawasan wisata Sawah Betapus di Kelurahan Lempake kini memiliki akses listrik mandiri berkat instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diluncurkan Komunitas Sobat Bumi Universitas Mulawarman, Selasa (29/10/2025).
Program bernama Desa Energi Berdikari (DEB) ini menjawab persoalan klasik yang selama ini menghambat pelaku UMKM di kawasan tersebut, yakni ketiadaan listrik di malam hari. Padahal, kawasan dengan pemandangan persawahan hijau ini ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat sore dan malam hari.
“Kami ingin menghadirkan solusi nyata dengan energi terbarukan yang ramah lingkungan,” ujar Muhammad Hisyam Nugroho, Ketua Tim Sobat Bumi Samarinda.
Didanai Pertamina Foundation, program ini tidak hanya soal listrik. Sobat Bumi meluncurkan lima program terintegrasi yang mereka sebut konsep 3E, Energy, Education, Environment, dan Empowerment.

Selain PLTS, masyarakat juga mendapat SpinDryPad, alat pengering padi bertenaga surya untuk meningkatkan efisiensi pascapanen. Kemudian ada tiga program lainnya, yakni program GEMAR sebagai simbol aksi nyata penghijauan melalui penanaman pohon buah tropis untuk mendukung agrowisata sekaligus mengurangi emisi CO2.
Dua program lainnya fokus pada pengelolaan lingkungan dan ekonomi kreatif. ECO-SEMESTA mengajarkan warga membuat eco-enzyme dan biopori dari sampah organik. Sementara EDUKTIF melatih pelaku UMKM mengelola bank sampah 3R dan memasarkan produk secara digital.
Lurah Lempake Musliadi menyambut baik inisiatif ini. “Terima kasih kepada Sobat Bumi dan Pertamina Foundation yang menjadikan Lempake sebagai desa mandiri energi,” katanya.
Wakil Rektor III Unmul, Muhammad Bazar, menilai program ini sebagai contoh nyata kontribusi kampus dalam transisi energi. “Harapan kami, ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kaltim,” ujarnya.
Dengan lima program tersebut, Betapus kini bersiap menjadi destinasi green eco-tourism pertama di Samarinda yang mandiri energi. (ad)
![]()
