SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Rencana Universitas Mulawarman untuk membuka Fakultas Ilmu Keolahragaan mendapat dukungan penuh dari Komisi IV DPRD Kalimantan Timur. Dukungan tersebut diwujudkan melalui rekomendasi resmi sebagai bagian dari strategi penguatan SDM olahraga di daerah.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa pembentukan FIK memiliki arti penting bagi Kalimantan Timur. Ia menilai, keberadaan fakultas tersebut telah melampaui kepentingan akademik kampus dan menyentuh kebutuhan pembangunan daerah.
“Rencana pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan sebenarnya sudah dirintis Unmul sejak 2023, tetapi hingga kini belum terealisasi,” kata Darlis.
Menurut Darlis, Kalimantan Timur masih kekurangan institusi yang secara khusus menyiapkan tenaga profesional di bidang olahraga. Padahal, kebutuhan terhadap guru olahraga, pelatih, pengelola olahraga, hingga peneliti terus meningkat seiring berkembangnya sektor keolahragaan.
Ia memaparkan, salah satu alasan utama pendirian FIK adalah keterbatasan tenaga pendidik olahraga di sekolah-sekolah. Kondisi ini terjadi hampir di semua jenjang pendidikan dan membutuhkan solusi jangka panjang melalui pendidikan tinggi.
Selain itu, keberadaan SKOI Kaltim yang setiap tahun meluluskan puluhan atlet potensial belum diiringi dengan ketersediaan program studi keolahragaan di daerah. Alhasil, para atlet muda harus melanjutkan studi ke luar Kalimantan Timur.
“Situasi ini jelas merugikan daerah, karena potensi atlet dan SDM olahraga justru berkembang di luar Kaltim,” jelasnya.
Darlis juga menyoroti potensi besar infrastruktur olahraga yang dimiliki Kalimantan Timur, termasuk fasilitas peninggalan PON 2008. Menurutnya, sarana tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal karena belum adanya pusat kajian dan pendidikan keolahragaan yang terintegrasi.
Dengan hadirnya Fakultas Ilmu Keolahragaan di Unmul, ia optimistis pemanfaatan fasilitas olahraga dapat ditingkatkan sekaligus mendukung pembinaan atlet secara ilmiah. Darlis menilai pendekatan akademik dan riset menjadi kunci untuk mendongkrak kembali prestasi olahraga daerah.
“Jika pembinaan atlet didukung oleh basis akademik dan riset yang kuat, saya optimistis prestasi olahraga Kaltim bisa kembali bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.(MYG)
![]()
