SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional, Kemalsyah Nasution menegaskan peran KORMI di daerah sangat penting dalam mendorong masyarakat untuk aktif bergerak dan berolahraga. Hal itu disampaikan dalam rangka penguatan program olahraga masyarakat di Kalimantan Timur.
Menurut Kemalsyah, keberadaan KORMI bukan semata-mata mengejar prestasi, tetapi membangun budaya hidup aktif melalui program Indonesia Aktif agar masyarakat dari berbagai kalangan terdorong untuk rutin berolahraga.
“Perannya KORMI di daerah sangat penting, bagaimana caranya mengajak masyarakat mau bergerak dan berolahraga,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Ia menilai olahraga saat ini masih identik dengan kelompok tertentu yang memiliki kemampuan, sementara sebagian masyarakat lain belum terbiasa aktif secara fisik. Karena itu, KORMI hadir untuk mendorong kebugaran masyarakat secara luas.
“Kalau sehat belum tentu bugar, tapi kalau bugar sudah pasti sehat. Itu yang harus dilakukan KORMI,” katanya.
Kemalsyah juga menyoroti rekam jejak Kalimantan Timur yang pernah menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) V pada 2019. Ia menilai Kaltim berpotensi menjadi barometer pengembangan olahraga masyarakat di Indonesia.
Ia menekankan pentingnya peningkatan partisipasi olahraga di tengah masyarakat. Menurutnya, bahkan jika satu persen dari total penduduk Kaltim rutin berolahraga setiap minggu, hal itu sudah menjadi capaian besar.
Semakin banyak masyarakat yang aktif berolahraga, lanjutnya, akan berdampak pada peningkatan kebugaran serta menekan angka kesakitan di masyarakat. Kondisi ini secara tidak langsung juga dapat membantu pemerintah menekan beban pembiayaan kesehatan.
Kemalsyah menegaskan perbedaan fokus KORMI dengan KONI. Jika KONI berorientasi pada medali dan prestasi, KORMI lebih menitikberatkan pada kebugaran masyarakat serta keberlanjutan aktivitas olahraga melalui penguatan induk olahraga (inorga) di tingkat akar rumput.(MYG)
![]()
