SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersinergi dengan Yayasan Dharma Bhakti menyalurkan sedikitnya 9.000 paket bantuan sosial (baksos) bagi warga prasejahtera di seluruh wilayah Kota Samarinda. Penyaluran bantuan yang ditujukan untuk meringankan beban ekonomi menjelang Hari Raya Idulfitri tersebut dipusatkan di kawasan Kelenteng Thien Ie Khong, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara sektor swasta dan pemerintah daerah. Paket bantuan tersebut terdiri dari 45 ton beras yang disediakan oleh Yayasan Dharma Bhakti, serta tambahan paket minyak goreng dan gula pasir yang bersumber dari partisipasi Pemerintah Kota Samarinda.
Wali Kota Samarinda, Dr. Andi Harun, mengungkapkan bahwa awalnya pihak yayasan merencanakan pemberian bantuan sebanyak 30 ton beras. Namun, setelah dilakukan koordinasi dan perhitungan teknis guna memastikan jangkauan distribusi yang merata ke seluruh pelosok kota, jumlah bantuan beras ditingkatkan menjadi 45 ton.
“Awalnya direncanakan 30 ton. Namun, setelah kita hitung agar distribusi bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah Kota Samarinda yang terdiri dari 59 kelurahan, 10 kecamatan, dan 1.992 RT, jumlahnya ditambah menjadi 45 ton beras,” ujar Andi Harun dalam sambutannya di lokasi kegiatan.
Andi Harun menambahkan, Pemkot Samarinda memutuskan untuk ikut terlibat aktif guna melengkapi isi paket sembako tersebut. Kehadiran pemerintah diharapkan mampu memperkuat cakupan manfaat dari program bakti sosial ini, terutama pada momentum krusial seperti bulan suci Ramadan.
“Jika berasnya disediakan oleh Yayasan Dharma Bhakti, maka Pemerintah Kota Samarinda hadir berpartisipasi dengan menambahkan minyak goreng dan gula agar paket yang diterima masyarakat lebih lengkap,” tuturnya.
Terkait mekanisme penyaluran, Wali Kota menginstruksikan kepada seluruh jajaran kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT, untuk melakukan pengawasan ketat. Ia menekankan pentingnya akurasi data agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang masuk dalam kategori sangat membutuhkan.
“Bantuan ini wajib jatuh ke tangan yang betul-betul membutuhkan dan didata langsung secara tepat sasaran,” tegas Andi Harun.
Meskipun seremoni penyerahan dilakukan secara simbolis di Kelenteng Thien Ie Khong di tengah guyuran hujan, proses distribusi selanjutnya akan dilakukan secara jemput bola. Petugas kelurahan dan RT akan mengantarkan langsung bantuan tersebut ke rumah-rumah warga penerima manfaat guna menghindari kerumunan yang tidak efisien.
Selain aspek ketepatan sasaran, Andi Harun juga mengingatkan jajarannya untuk tetap mengedepankan etika dan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses distribusi. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya dilihat dari nilai materinya, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap martabat sesama warga.
“Bantuan itu sangat mulia. Namun, kemuliaan itu akan lebih sempurna jika disalurkan dengan cara yang manusiawi dan bermartabat,” tutupnya.
Melalui langkah kolaboratif ini, Pemkot Samarinda dan Yayasan Dharma Bhakti berharap dapat memperkuat ketahanan pangan warga serta menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat menjelang perayaan hari besar keagamaan di Kota Tepian.(Z/ADV/DISKOMINFOSMR)
![]()
