SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah Neneng Chamelia Shanti dilantik di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Kamis (2/4/2026). Usai pelantikan, ia langsung dihadapkan pada tantangan besar, terutama kondisi fiskal daerah yang tengah mengalami tekanan.

Pelantikan ini sekaligus mengakhiri kekosongan jabatan strategis di lingkungan Pemkot Samarinda yang sebelumnya sempat menjadi sorotan karena berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan.

Setelah resmi menjabat, Neneng menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang harus dijalankan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, semua dari Allah nantinya juga kembali ke Allah juga,” ujarnya.

Dalam menjalankan tugasnya, ia menekankan pentingnya penguatan komunikasi dan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) sebagai kunci menghadapi tantangan yang ada.

“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali, bahwa pendekatan yang akan saya lakukan adalah memperkuat komunikasi dan kolaborasi. Seluruh perangkat daerah akan kita satukan untuk menghadapi kondisi fiskal yang saat ini cukup menantang. Insya Allah, jika kita bersama, kita bisa melewatinya,” jelasnya.

Neneng juga menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk media, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja pemerintahan.

“Saya juga mengharapkan dukungan dari semua pihak, termasuk rekan-rekan media, untuk memberikan informasi dan masukan. Kami sangat terbuka untuk itu,” tambahnya.

Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran.

“Kita harus saling merangkul dan bekerja bersama agar Samarinda bisa menjadi lebih baik,” tegasnya.

Ia juga menyebut dukungan keluarga menjadi salah satu sumber kekuatan dalam menjalankan tugas barunya sebagai Sekda.

“Alhamdulillah, keluarga memberikan dukungan penuh,” katanya.

Lebih lanjut, Neneng memastikan akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program-program yang sudah berjalan akan kita lanjutkan dan tuntaskan, sehingga benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Samarinda,” ujarnya.

Dengan pengalaman sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak April 2002 atau sekitar 24 tahun, ia optimistis mampu menjalankan amanah tersebut dengan baik.

“Saya sudah mengabdi sejak April 2002, jadi kurang lebih sudah 24 tahun. Ini menjadi bekal bagi saya untuk menjalankan tugas ke depan,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Neneng mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang berdampak pada pelaksanaan program pembangunan.

“Saya mohon dukungan dari semua pihak agar kita bisa bersama-sama keluar dari kondisi ini. Memang ada tantangan efisiensi dan keterbatasan fiskal, tetapi jika kita bekerja dengan sungguh-sungguh, insya Allah semua bisa kita lalui,” pungkasnya.(MYG)

Loading

By redaksi