SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Kabupaten Paser menjadi panggung krusial bagi masa depan para atlet Kota Samarinda. Pasalnya, perhelatan olahraga tingkat provinsi tersebut menjadi ajang verifikasi resmi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim untuk menyaring atlet yang berhak tampil di babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) mematok target tinggi dengan mengikutsertakan atlet di seluruh cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.

Kepala Disporapar Kota Samarinda, Muslimin, mengungkapkan bahwa Kontingen Samarinda akan berlaga di 64 cabor prestasi. Pihaknya menargetkan sedikitnya 50 persen dari total cabor yang diikuti mampu keluar sebagai juara umum di kategorinya masing-masing.

“Porprov ini menjadi evaluasi bagi atlet peraih medali untuk verifikasi KONI Kaltim menuju babak kualifikasi PON tahun depan. Kalau mereka tidak maksimal di Porprov ini, rugi. Mereka tidak bisa ikut babak kualifikasi PON karena yang diambil mayoritas peraih medali emas. Maka ambisi tertinggi kita di masing-masing cabor adalah meraih medali emas terbanyak,” tegas Muslimin, Kamis (29/10/2026).

Beberapa cabor andalan yang ditargetkan mempertahankan dominasi juara umum antara lain gulat, taekwondo, pencak silat, anggar, karate, hingga kempo.

Muslimin menambahkan, porsi latihan dan kesiapan teknis sepenuhnya telah diserahkan kepada manajer dan pelatih cabor. Berdasarkan laporan hasil evaluasi, peta kekuatan atlet Samarinda berada dalam kondisi siap tempur untuk mengamankan medali.

“Cabor-cabor langganan juara umum seperti gulat, silat, taekwondo, dan anggar kita harapkan tetap bertahan di puncak. Target dari para pelatih bahkan di luar ekspektasi kita, semua optimistis bisa meraih emas,” tambahnya.(MYG)

Loading

By redaksi