SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Program Gratispol Pendidikan untuk mahasiswa semester 2 hingga 8 di Kalimantan Timur masih dalam tahap pendataan dan verifikasi. Pemerintah Provinsi Kaltim meminta perguruan tinggi berperan aktif mendorong mahasiswa agar segera melengkapi data melalui tautan resmi yang telah disediakan.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kaltim, Dasmiah, menyampaikan bahwa pendataan mahasiswa semester 4, 6, dan 8 dilakukan dengan mengacu pada pendaftaran daring serta dokumen Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) dari kampus.
“Saat ini kami sedang menyesuaikan data dari pendaftaran online dan SPTJM. Yang masuk ke link Gratispol baru sekitar 10 ribu mahasiswa yang telah diverifikasi,” ungkap Dasmiah, Senin (2/2/2]26).
Menurutnya, data SPTJM yang telah disampaikan oleh kampus tetap harus melalui proses pengecekan ulang untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan program Gratispol Pendidikan.
Ia mengimbau kampus agar kembali mengingatkan mahasiswa untuk segera mengisi data pada laman [https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id/login](https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id/login) guna mempercepat proses verifikasi.
“Kami mohon kampus aktif mengimbau mahasiswa agar segera mengisi link, selama SPTJM sudah masuk ke kami dan bisa kami croscheck,” ujarnya.
Menanggapi keluhan publik terkait lambatnya pencairan bantuan, Dasmiah menegaskan bahwa seluruh data mahasiswa harus melalui proses verifikasi dan validasi, termasuk pencocokan data kependudukan di Disdukcapil yang dilakukan di tingkat pusat.
“Proses ini tidak bisa dipercepat karena ada jeda waktu verifikasi dan validasi minimal dua minggu dan dilakukan secara nasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemprov Kaltim tidak bersentuhan langsung dengan mahasiswa, sehingga mekanisme sosialisasi sepenuhnya dilakukan melalui perguruan tinggi.
“Kami menyampaikan ke kampus, lalu kampus yang menyosialisasikan ke mahasiswa. Karena itu, kami harap semua pihak dapat bersabar dan mendukung proses ini bersama-sama,” tutup Dasmiah.(MYG)
![]()
