SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Warga Samarinda diminta mulai menyiapkan cadangan air bersih di rumah masing-masing menyusul potensi musim kemarau dan gejala El Nino yang diperkirakan terjadi hingga Oktober 2026.

Imbauan tersebut disampaikan Perumda Tirta Kencana Samarinda sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terganggunya produksi dan distribusi air bersih selama periode kemarau.

Direktur Teknik Perumda Tirta Kencana Samarinda, Kaharuddin, mengatakan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gejala El Nino mulai April hingga Oktober yang berpotensi berdampak di wilayah Kalimantan Timur.

“Menurut prediksi BMKG di bulan 4 sampai perkiraan Oktober nanti memang ada gejala El Nino ya, jadi untuk daerah Kalimantan Timur berdampak,” ujar Kaharuddin, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, dampak yang mungkin terjadi antara lain penurunan debit air baku sehingga memengaruhi sistem produksi. Dalam kondisi tertentu, distribusi air juga bisa dihentikan sementara.

“Biasanya di sistem produksi kita ada pengurangan debit atau sewaktu-waktu stop,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mewaspadai potensi intrusi air asin ke sumber air baku apabila debit sungai menurun signifikan saat kemarau panjang.

“Jadi ketika stop, terdampak intrusi air asin misalnya, itu yang kita khawatirkan sebenarnya,” lanjutnya.

Karena itu, pelanggan diimbau memiliki tempat penampungan air dengan kapasitas memadai agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi ketika suplai mengalami gangguan.

“Pasti masyarakat diharapkan mempunyai penampungan. Jadi ketika ada gangguan tetap menggunakan penampungan, begitu mengalir tampung lagi,” tegasnya.

Meski demikian, Kaharuddin memastikan saat ini belum ada tanda-tanda intrusi air asin pada sumber air baku Perumda Tirta Kencana.

“Belum, janganlah ya,” pungkasnya.(MYG)

Loading

By redaksi