Samarinda, Cakrawalakaltim.com – Tingkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Timur tahun 2025 yang mencapai angka 79,39 dinilai menjadi capaian positif di tengah kondisi fiskal daerah yang mengalami tekanan. Mantan Anggota DPRD Kaltim periode 2014–2019, Zain Taufik Nurrohman, menyebut keberhasilan mempertahankan IPM pada kategori tinggi merupakan bentuk keberhasilan pembangunan daerah yang patut diapresiasi.
Data Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur mencatat IPM Kaltim tahun 2025 tumbuh sebesar 0,76 persen dibanding tahun sebelumnya dan tetap berada dalam kategori tinggi secara nasional. Menurut Zain, capaian tersebut menunjukkan sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat masih mampu terjaga meskipun daerah menghadapi penurunan APBD maupun dana transfer pusat.
Ia menilai kemampuan pemerintah menjaga stabilitas pembangunan di tengah keterbatasan anggaran menjadi indikator penting bahwa program pembangunan masih berjalan efektif. Posisi IPM Kaltim yang tetap kompetitif di tingkat nasional juga dianggap mencerminkan kualitas pembangunan manusia di daerah yang terus bergerak positif.
Meski demikian, Zain menegaskan bahwa capaian pembangunan tidak dapat dilepaskan dari kesinambungan kebijakan antarperiode pemerintahan. Ia menyebut pembangunan daerah merupakan proses jangka panjang yang saling berkaitan dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan tren positif IPM saat ini merupakan hasil kolaborasi dan kesinambungan pembangunan yang telah berjalan selama beberapa periode pemerintahan di Kalimantan Timur. Namun demikian, ia tetap menilai pemerintah saat ini berhasil menjaga capaian tersebut di tengah tantangan fiskal yang tidak ringan.(ZZ)
![]()
