SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Sikap Fraksi Golkar DPRD Kaltim yang menolak langsung menggunakan Hak Angket akhirnya terjawab. Selain menilai jalur interpelasi jauh lebih prosedural, langkah konsultasi ke Kemendagri dinilai sebagai pilihan paling aman untuk meredam ketegangan politik antara legislatif dan eksekutif yang disokong oleh partai-partai koalisi.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Sarkowi V. Zahry, menyatakan bahwa sebagai lembaga daerah yang kinerjanya diatur melalui Permendagri, sudah menjadi kewajiban bagi DPRD Kaltim untuk meminta referensi dari institusi pembina nasional ketika menghadapi masalah krusial di daerah.
”Masing-masing orang akan membawa persepsi dan reasoning masing-masing, sehingga harus ada persepsi dari lembaga resmi yang bisa netral. Kita menjalankan aturan sesuai alur saja, meyakinkan bahwa apapun keputusan kita nantinya itu ada referensi dari kementerian yang memiliki tugas fungsi untuk itu,” kata Sarkowi.
Menjawab pertanyaan mengapa dewan tidak langsung mengetok Hak Angket jika memang tercium adanya substansi pelanggaran hukum, Sarkowi menekankan bahwa Golkar mengedepankan asas keharmonisan. Menurutnya, hubungan kerja sama politik antara Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung koalisi besar wajib dijaga agar pelayanan publik tidak terganggu akibat ego politik.
”Kita ingin segala sesuatu itu dibicarakan dulu dengan baik, saling menjaga supaya tidak ada ketidaknyamanan. Melalui proses interpelasi dulu, meskipun memang secara regulasi tidak mengharuskan interpelasi dulu baru angket. Tapi dengan pertimbangan harmonisasi, itu lebih tepat,” urainya.
Rencananya, rombongan yang akan bertolak ke Kemendagri akan diatur secara selektif oleh unsur pimpinan dewan. Sarkowi menyarankan agar keberangkatan tersebut tidak melibatkan seluruh anggota legislatif guna menghemat pengeluaran anggaran.
”Nanti akan dibicarakan oleh pimpinan, tapi yang jelas tentu perwakilan fraksi. Kalau semua kan terlalu luas, dan dalam situasi efisiensi anggaran seperti saat ini kurang tepat juga kalau semuanya berangkat. Saran saya perwakilan fraksi saja demi efisiensi,” tutup Sarkowi.(MYG)
![]()
