SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Guna memberi ruang ekspresi serta mengasah jiwa kepemimpinan generasi muda, DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur menggelar Lomba Pidato AHY Muda tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kalimantan Timur. Mengusung semangat Lomba Rakyat dalam memperingati HUT RI Ke-81 dan HUT Partai Demokrat Ke-25, pendaftaran kegiatan ini diselenggarakan secara daring pada 5–15 Agustus 2026.
Ketua Panitia Pelaksana, Agus Aras, mengungkapkan bahwa ajang ini dirancang bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sarana pembekalan dan pembinaan bagi pelajar di Kalimantan Timur.
“Sebelum ke sana, juara lokal akan kami bina langsung,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kaltim tersebut.

Ia menekankan pentingnya pendampingan agar wakil daerah siap bersaing di tingkat nasional.
“Pembinaan ini krusial agar delegasi Kaltim hadir dengan persiapan matang, unggul dalam penguasaan materi, dan percaya diri menyuarakan gagasannya,” lanjut Agus Aras.
Penilaian dilakukan secara objektif, adil, dan berjenjang. Dimulai dari tahapan seleksi DPC (16 Agustus), tingkat DPD (17 Agustus) untuk menyaring dua delegasi provinsi, seleksi Panitia Nasional (16–20 Agustus), hingga tingkat DPP (21 Agustus). Puncak acara ditandai dengan penentuan Juara 1 Nasional yang dinilai langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada 23 Agustus 2026.

Kompetisi ini menilai lima parameter utama: Substansi Gagasan (35%), Kemampuan Komunikasi (25%), Kreativitas & Karakter (15%), Engagement Media Sosial (15%), serta Kedisiplinan Teknis (10%). Dalam durasi 3–5 menit, peserta membawakan naskah orisinil bertema Ekonomi Rakyat, Demokrasi Sehat, Pendidikan & SDM, Pertanian & Pangan, atau Digitalisasi & Inovasi Bangsa yang diunggah ke media sosial pribadi.
Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, yang bertindak sebagai salah satu juri, membeberkan catatan evaluasi bagi para peserta.
“Karena ini lomba pidato, ada peserta yang kurang artikulasi, kadang juga terlalu berlebihan,” tutur Rahman.
Ia menggarisbawahi bahwa aspek penting penilaian terletak pada cara penyampaian, penggunaan gestur tubuh, hingga kedekatan interaksi dengan audiens.
Di sisi lain, Kepala SMAN 9 Samarinda, Kornel T. Thalar, menyambut positif inisiatif wadah bakat pelajar yang diprakarsai oleh partai politik ini.
“Dari pihak sekolah kita mengapresiasi panggung yang sedang dibuat oleh teman-teman partai politik. Terlepas dari kepentingan partai politik itu apa, yang terpenting bahwa siswa di sekolah-sekolah itu bisa mengekspresikan dirinya. Intinya tidak ada kolaborasi ketergantungan antara sekolah dengan partai politik karena dunia pendidikan tidak boleh terafiliasi,” papar Kornel.
Kornel turut mendorong siswa-siswinya yang berbakat untuk berani mengulas isu-isu kerakyatan lewat pidato. Ia menyuarakan harapannya agar ruang-ruang ekspresi seperti ini terus tumbuh.
“Semoga saja semua masyarakat Indonesia berlomba-lomba untuk membuat panggung, menciptakan atau melibatkan kreasi dari sekolah-sekolah. Siswa yang hari ini masih di SMA adalah tulang punggung bangsa pada masanya nanti,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan beasiswa uang pembinaan, paket kenang-kenangan jaket/t-shirt AHY, sertifikat cetak, hingga kesempatan mendampingi aktivitas kerja AHY selama satu hari bagi Juara 1 Nasional. Penghargaan uang tunai juga disiapkan untuk Juara 1, 2, dan 3 DPD PD Kaltim serta apresiasi khusus 99 Delegasi DPC Terbaik.
Pengumuman 15 Besar Kaltim rilis pada 18 Agustus, disusul pengumuman pemenang DPD dan 25 Besar Nasional pada 20 Agustus 2026. Informasi pendaftaran dikelola oleh PIC Betty Daniel di nomor 0812-2527-0863.(MYG)
![]()
