Samarinda, Cakrawalakaltim.com – Di tengah semangat untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) telah melaksanakan Kompetensi Pustakawan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024.
Acara ini dilangsungkan dengan megah di Aula Oemar Dachlan, DPK Kaltim, pada Senin (20/5/24).
Sebagai salah satu momen penting dalam dunia kepustakawanan di Kalimantan Timur, sertifikasi ini telah menjadi antusiasme tersendiri bagi 60 pustakawan yang berikhtiar meraih gelar “Kompeten”.
Mereka yang selama ini bekerja keras di berbagai perpustakaan di wilayah ini, kini memiliki kesempatan emas untuk mendapatkan pengakuan secara resmi atas kompetensi dan kualitas kerja mereka.
Dr. Opong Sumiati, M.Si, Kepala Bidang Sertifikasi LSP Pustakawan Perpustakaan Nasional, menjelaskan pentingnya sertifikasi ini dalam meningkatkan kualitas SDM pustakawan secara nasional. “Dalam skala nasional baru 21 persen pustakawan yang tersertifikasi, hal tersebut akan terus kita tingkatkan dalam upaya menuju SDM Unggul melalui profesi pustakawan,” ungkapnya dengan semangat.
Menyambut acara pembukaan, Drs. Muhammad Syafranuddin, MM, Plt Kepala DPK Kaltim, menyampaikan harapannya bahwa melalui proses sertifikasi ini, akan terjadi peningkatan jumlah pustakawan yang berkualitas di Kalimantan Timur.
“Semoga dengan adanya sertifikasi ini juga menjadi motivasi bahwa sertifikasi merupakan ‘SIM’ untuk pustakawan dapat bekerja dimana saja dan telah terakui keterampilan dan kompetensinya,” paparnya dengan penuh keyakinan.
Sebelum memulai proses sertifikasi, para peserta telah menjalani sesi pembekalan dan pembukaan secara resmi oleh berbagai pihak terkait, seperti Plt Kepala Pusat Pembinaan Pustakawan Perpustakaan Nasional, Drs. Nurcahyono, SS, M.Si, serta Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca.
Kegiatan sertifikasi pustakawan ini menjadi momen bersejarah, terutama karena merupakan pertama kalinya sertifikasi digelar di Tanah Kalimantan.
Hal ini menjadi angin segar bagi para pustakawan Kalimantan Timur yang sebelumnya harus melakukan perjalanan jauh untuk mengikuti sertifikasi serupa di luar pulau.
Kegiatan sertifikasi ini berlangsung dari tanggal 20 hingga 22 Mei 2024 di DPK Kaltim dengan melibatkan 12 assesor yang akan mengawasi dan menilai kemampuan serta kompetensi peserta.
Diharapkan, melalui sertifikasi ini, kualitas layanan perpustakaan di Kalimantan Timur akan semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat pengguna perpustakaan di wilayah ini. (AD)
![]()
