SAMARINDA, Cakrawalakltim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda kembali menegaskan komitmen dan sinerginya dalam mendukung penuh program kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di tingkat daerah. Dukungan nyata tersebut diwujudkan melalui pengawalan ketat terhadap alokasi anggaran dan penyediaan lahan hingga pembangunan infrastruktur penunjang kepolisian rampung 100 persen.
Salah satu proyek strategis yang kini telah selesai dan diresmikan adalah Asrama Tunggal Panaluan Presisi Polresta Samarinda. Pembangunan hunian vertikal ini merupakan bagian integral dari agenda besar Korps Bhayangkara dalam memperkuat fasilitas pelayanan publik dan kedinasan di wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda.
Fasilitas modern tersebut diresmikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Senin (18/5/2026).
Agenda monumental ini dikemas bersamaan dengan peresmian beberapa infrastruktur penting lainnya, seperti RS Bhayangkara TK IV Samarinda, Rusun Sepaku Polres PPU, serta Gedung Kantor dan Fasilitas Umum (Fasum) di KM 13 Karang Joang Balikpapan.
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menyatakan bahwa dukungan yang diberikan oleh pihak legislatif terhadap proyek tersebut sangat menyeluruh dan bersifat prioritas.
Koordinasi antara pemerintah kota, DPRD, dan jajaran kepolisian dipastikan telah berjalan harmonis sejak tahap perencanaan awal hingga eksekusi di lapangan.
“Kami di DPRD Samarinda mendukung penuh program dari Bapak Kapolri, khususnya mengenai pembangunan Wisma Polri ini. Dukungan kami tidak setengah-setengah, mulai dari penyediaan lahan jalurnya hingga pengalokasian anggarannya semua kita kawal secara ketat dari tingkat komisi hingga paripurna,” ujar Celni.
Lebih lanjut, Celni meluruskan status pendanaan proyek tersebut agar tidak menimbulkan simpang siur di masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pembahasan mengenai alokasi anggaran untuk Wisma Polri ini sebenarnya telah rampung dan disahkan sejak tahun lalu.
Meskipun dalam beberapa waktu terakhir pemerintah daerah gencar melakukan penyesuaian atau efisiensi anggaran di berbagai sektor belanja publik, alokasi untuk fasilitas kepolisian ini dipastikan aman, tidak terganggu, dan telah terserap sesuai target perencanaan fisik.
“Kalau untuk status anggarannya sendiri, sebenarnya ini sudah clear ya dari tahun lalu. Jadi dibahasnya itu jauh sebelum adanya efisiensi-efisiensi anggaran yang diterapkan belakangan ini. Saat ini proses fisiknya sudah selesai seratus persen,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi mengenai nilai investasi dari fasilitas modern tersebut, Celni membeberkan bahwa total dana yang digelontorkan mencapai angka puluhan miliar rupiah. Angka tersebut dinilai sangat sebanding dengan kualitas bangunan yang dihasilkan di lapangan.
“Untuk nilai anggarannya itu lebih kurang sebesar Rp65 miliar. Nilai yang memang cukup besar, namun kami rasa ini sangat sebanding dengan kualitas, kapasitas, dan fasilitas penunjang yang dibangun di dalam wisma tersebut,” ungkapnya.
Dengan selesainya pembangunan fisik serta dukungan anggaran yang berjalan lancar, DPRD Kota Samarinda berharap kompleks fasilitas baru ini dapat segera difungsikan secara maksimal. Kehadiran asrama ini, bersama dengan rumah sakit bhayangkara dan fasilitas umum lainnya di Kaltim, diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan kesejahteraan internal anggota kepolisian.
Celni menegaskan, target utama dari penyediaan wisma modern ini adalah memberikan akomodasi yang layak bagi personel muda atau taruna-taruna Polri yang baru lulus dan mulai menapakkan kariernya di wilayah hukum Kalimantan Timur.
“Kita ingin fasilitas ini menjadi tempat yang memadai, aman, dan nyaman untuk digunakan oleh taruna-taruna Polri yang baru, sehingga secara tidak langsung dapat mendongkrak motivasi, mendukung kinerja, serta mengoptimalkan pendidikan mereka selama bertugas di sini,” pungkas Celni.(ADV/MYG)
![]()
