SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Peluncuran Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) “SAMAQUA” oleh Perumda Tirta Kencana menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus merestrukturisasi budaya belanja birokrasi di tengah tren pengetatan anggaran nasional.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, membeberkan bahwa penurunan postur APBD Samarinda dari yang sebelumnya menyentuh Rp5,8 triliun pada 2015 menjadi kisaran Rp3,2 hingga Rp3,3 triliun saat ini menuntut daerah untuk rasional. Penghematan dilakukan secara ketat, mulai dari pemangkasan alokasi makan-minum hingga perjalanan dinas di seluruh OPD.

“Saat anggaran turun, kita harus ikhlas mengubah budaya belanja. Uang pajak dan retribusi masyarakat harus dikembalikan dalam bentuk infrastruktur, sekolah, dan pelayanan publik. Kehadiran SAMAQUA ini adalah terobosan agar kita tidak pasrah pada keadaan, melainkan aktif mencari peluang penerimaan baru,” tegas Andi Harun dalam Peluncuran SAMAQUA, Rabu (5/8/2026).
SAMAQUA dihadirkan sebagai merek air minum kebanggaan lokal Samarinda. Untuk membedakan diri dari produk massal di pasaran, produk ini mengandalkan tingkat kebersihan dan keamanan yang diukur dari parameter laboratorium pH serta DHL plus.
Selain itu, kemasan SAMAQUA dirancang unik dengan menyematkan motif Sarung Samarinda pada bagian bawah botol sebagai identitas kearifan lokal. Untuk varian kemasan kecil 220 ml, BUMD memilih desain botol genggam menggantikan model gelas plastik biasa guna meningkatkan kepraktisan konsumen.
“Mengutip pernyataan Albert Einstein yang pernah dikutip Presiden, adalah sebuah kegilaan jika kita mengharapkan hasil yang berbeda tetapi cara kerja kita tetap sama dari tahun ke tahun. Hari ini kita mulai bekerja dengan cara yang berbeda,” ujar Andi Harun.

Direktur Pelayanan Perumdam Tirta Kencana, Widyastuti Supartinah, menyampaikan bahwa proses distribusi SAMAQUA sudah berjalan efektif per hari ini. Dalam satu pekan ke depan, jangkauan distribusi ditargetkan telah merata di seluruh 10 kecamatan se-Kota Samarinda.
“SAMAQUA memanfaatkan air baku dari IPA Cendana dengan fasilitas mesin pencetak botol mandiri. Saat ini tersedia tiga varian utama, yakni 220 ml, 330 ml, dan galon, serta menyusul varian 600 ml,” jelas Widyastuti.
Ia memastikan masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas higienitas SAMAQUA karena produk ini telah lulus uji kelayakan tingkat nasional.
“Kami memastikan seluruh tahapan legalitas sudah tuntas 100 persen. SAMAQUA sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) industri minum, sertifikat SNI, sertifikasi Halal, serta izin edar resmi dari BPOM. Pemesanan sudah bisa dilakukan langsung melalui kanal digital dan fasilitas pembayaran non-tunai QRIS,” tutupnya.
Masyarakat yang ingin mendapatkan air minum kebanggaan Samarinda ini dapat memilih varian botol 220 ml seharga Rp26.000 per pak (isi 24 botol) atau varian 330 ml seharga Rp37.500 per dus (isi 24 botol). SAMAQUA juga menghadirkan kemasan galon 19 liter seharga Rp80.000, dengan biaya isi ulang ekonomis sebesar Rp8.000. Layanan pemesanan dibuka secara mudah via pesan WhatsApp di nomor 0811-5300-1001.
(MYG)
![]()
