BALIKPAPAN, Cakrawalakaltim.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat melalui skema pembiayaan bersama (keroyokan) guna membenahi dan membangun jalan-jalan nonstatus, seperti jalur Sotek di Penajam Paser Utara menuju Bongan di Kutai Barat.
Tawaran kolaborasi anggaran daerah dan pusat tersebut disampaikan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, di hadapan Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu), Roy Rizali Anwar, pada gelaran Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 di Swiss-Belhotel Balikpapan, Selasa (6/10/2026).
Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa pembukaan dan perbaikan jalur Sotek–Bongan sepanjang 88 kilometer sangat strategis karena dapat memangkas jarak tempuh dari Kutai Barat menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga ratusan kilometer.
“Kaltim siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk keroyokan dalam pembiayaan jalan-jalan nonstatus, seperti jalur Sotek menuju Bongan. Sistem keroyokan ini sudah dilakukan untuk jalur Kutai Barat menuju Mahakam Ulu, di mana sebagian pembiayaan menggunakan APBD Kaltim dan sebagian lain melalui APBN,” ujar Rudy Mas’ud.

Selain menawarkan skema pendanaan bersama, Gubernur meminta Kemenpu mempercepat perbaikan jalan nasional yang mengalami kerusakan di lintasan Kutai Kartanegara–Kutai Barat serta rute Bontang, Kutai Timur, hingga Berau.
“Makanya saya minta kepada Pak Dirjen. Tidak apa-apa kami tidak dibuatkan jalan baru, tapi jalan yang ada tolong dipelihara dan diperbaiki. Kalau jalannya baik, yang jauh-jauh akan terasa dekat. Tapi kalau jalannya rusak, jangankan yang jauh, yang dekat pun tak sampai-sampai,” ucap Rudy Mas’ud.

Menanggapi skema kolaborasi dan desakan perbaikan jalan dari orang nomor satu di Kaltim tersebut, Dirjen Bina Marga Kemenpu, Roy Rizali Anwar, menegaskan komitmennya untuk segera menurunkan tim BBPJN ke lapangan.
“Kita akan tugaskan Balai Jalan untuk melakukan kolaborasi percepatan pembangunan dengan direktorat terkait dan pemerintah daerah guna menyiapkan alokasi anggaran untuk percepatan pembangunannya. Sebisa kita lakukan percepatan,” pukas Roy.(MYG)
![]()
