SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda terus berupaya membuka ruang komunikasi yang lebih luas bagi kalangan mahasiswa dan pemuda. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap pemikiran kritis serta ide-ide kreatif dari generasi muda dapat tersalurkan secara terstruktur ke dalam sistem pemerintahan.

Selama ini, ide-ide pembangunan yang dimiliki oleh aktivis mahasiswa kerap kali terkendala ketiadaan wadah atau jembatan resmi yang menghubungkan mereka dengan para pembuat keputusan.

Oleh karena itu, jajaran legislatif berkomitmen untuk tidak sekadar menjadikan diskusi sebagai agenda wacana di atas kertas, melainkan siap mengawal setiap rekomendasi mahasiswa menjadi aksi nyata di lapangan.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan bahwa mahasiswa membutuhkan ruang dialektika yang interaktif agar dapat menyampaikan masukan secara konstruktif dan terarah.

“Mereka itu butuh wadah jembatan, wadah tempat mereka mengaspirasikan ide dan masukan mereka secara konstruktif terhadap pemerintah. Nah, oleh karena itulah mereka butuh yang namanya ruang diskusi,” tegas Novan Syahronny Pasie.

Ia menambahkan, kunci utama dari efektivitas ruang dialog tersebut terletak pada tindak lanjut (follow-up) dari poin-poin kesepakatan yang telah dirumuskan bersama.

DPRD Samarinda membuka pintu seluas-luasnya bagi perwakilan organisasi kemahasiswaan untuk hadir menyampaikan naskah hasil kajian ilmiah maupun aduan publik agar dapat ditindaklanjuti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dewan.

Sinergi yang berkelanjutan antara wakil rakyat dan mahasiswa diyakini akan memperkuat fungsi pengawasan legislatif terhadap pelaksanaan program-program pembangunan kota.

“Bukan hanya sekadar diskusi, tapi ada langkah-langkah konkret ke depannya yang sama-sama kita kawal. Nah, itulah yang mereka butuhkan secara umumnya,” terangnya penuh optimisme.

Melalui pengawalan bersama ini, DPRD Samarinda berharap partisipasi publik dari ranah akademis dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan masyarakat di Kota Samarinda.(ADV/MYG)

Loading

By redaksi