SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan skema pengelolaan profesional jangka panjang untuk kawasan Teras Samarinda Tahap 2. Selain menunjuk pengelola sementara hingga akhir tahun 2026, Pemkot Samarinda mulai menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga atau investor swasta untuk mengoptimalkan potensi komersial kawasan tersebut mulai 2027.
Langkah ini diambil guna memastikan pengelolaan ruang publik dan perniagaan di atas kawasan Teras Samarinda berjalan secara mandiri dan profesional tanpa terus membebani APBD.
Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menilai bahwa pelibatan pengelola swasta berpengalaman akan memberi nilai tambah pada penataan komersial di area Teras Samarinda.
“Kami sudah minta kepada bagian kerja sama untuk mencari pihak ketiga. Menurut penilaian saya lebih baik kalau dikelola pihak ketiga yang punya pengalaman perniagaan agar pengelolaan ruang publik ini lebih optimal,” ungkap Marnabas.
Di samping pembenahan manajerial, Pemkot Samarinda juga menaruh perhatian serius pada kondisi muara sungai di sekitar lokasi proyek yang mengalami penumpukan sedimentasi lumpur cukup besar.
Penanganan pengerukan sedimentasi tersebut akan diserahkan penuh kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV guna menjaga keamanan fondasi dan struktur bangunan Teras Samarinda.
Proyek pengerukan muara sungai ini diestimasikan menelan Rencana Anggaran Biaya (RAB) mencapai hampir Rp700 juta dan diproyeksikan masuk pada penganggaran APBD TA 2027.
“Kami kerja sama dengan BWS karena sedimentasinya cukup besar. Keruknya harus berhati-hati agar tidak mengganggu struktur bangunan yang ada, jadi kita serahkan ke ahlinya,” terangnya.
Sebelum diserahkan ke pengelola swasta pada tahun depan, Dishub dan DLH Samarinda akan mengawal operasional kawasan hingga 31 Desember 2026.
Proses peresmian Teras Samarinda Tahap 2 sendiri ditargetkan berlangsung pada akhir Agustus 2026 setelah seluruh tahap perbaikan keramik, pengecatan, dan penataan pengamanan Satpol PP dinyatakan siap oleh Wali Kota Samarinda.
“Tanggal 24 Agustus Pak Wali akan tinjau kondisi lapangan. Kalau semua dianggap oke, peresmian direncanakan sekitar tanggal 29 Agustus,” pungkas Marnabas.(MYG)
![]()
