SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi memulai pengerjaan fisik proyek lanjutan peningkatan saluran drainase sub sistem Jalan Pasundan yang mengalir dari Jalan Gunung Cermai langsung menuju Sungai Mahakam pada Senin (24/8/2026) malam.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa proyek infrastruktur ini merupakan solusi konkret yang telah ditunggu selama puluhan tahun untuk mengatasi persoalan banjir tahunan di kawasan Pasundan, Rumah Sakit Dirgahayu, hingga kawasan Merbabu.

“Sodetan ini dibuat agar luapan air langsung terbuang ke Sungai Mahakam. Ini adalah jawaban atas persoalan banjir puluhan tahun di Pasundan dan RS Dirgahayu. Pola serupa sebelumnya sudah sangat berhasil kita terapkan di Cipto Mangun Kusumo dan Loa Janan Ilir,” ujar Andi Harun saat meninjau langsung lokasi pengerjaan di Simpang Ceremai, Senin (24/8/2026) malam.

Mengingat alat berat sudah mulai bekerja di lapangan, Andi Harun mengimbau masyarakat untuk memaklumi adanya gangguan lalu lintas serta rekayasa jalan yang disiapkan oleh Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polresta Samarinda.

“Kami berharap penyesuaian lalu lintas ini dipahami secara bijak oleh masyarakat. Kemacetan ini hanya bersifat sementara demi membangun fasilitas umum yang manfaatnya jauh lebih besar bagi kepentingan banyak orang,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Samarinda, proyek penanganan banjir ini bersumber dari alokasi APBD 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp19.065.340.000. Masa pengerjaan berlangsung sejak awal kontrak 15 Juli 2026 hingga batas akhir 11 Desember 2026.

Dalam pengerjaannya, DPUPR Samarinda menunjuk PT Duta Anugerah Sukses selaku kontraktor pelaksana dan PT Vorvo One Grup sebagai konsultan Manajemen Konstruksi (MK).

– Saluran Drainase: Memiliki dimensi lebar 5 meter, tinggi 2,25 meter, serta panjang lintasan mencapai 197,7 meter.
– ⁠Sistem Pintu Air: Bangunan pintu air berdimensi lebar 1,2 meter dan tinggi 3 meter, dilengkapi 1 unit pintu air otomatis serta 2 unit pintu air manual.
– ⁠Rumah Pompa: Bangunan pendukung berlantai 3 dengan dimensi lebar 5 meter dan panjang 10 meter.(MYG)

Loading

By redaksi