Samarinda, Cakrawalakaltim.com – Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menyoroti semakin terbatasnya lahan pemakaman di Kota Samarinda yang berpotensi menambah beban masyarakat saat menghadapi musibah kematian.

Menurutnya, sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Samarinda saat ini telah mengalami kepadatan yang cukup serius. Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin bergantung pada pemakaman swasta yang biaya lahannya relatif lebih mahal.

“Jangan sampai masyarakat yang sedang mengalami musibah justru dibebani lagi dengan biaya pemakaman yang mahal karena pilihan lahan semakin terbatas,” kata Samri, Rabu (17/6/2026).

Ia menyebut persoalan pemakaman menjadi salah satu aspirasi yang kerap disampaikan warga saat kegiatan reses. Seiring pertumbuhan penduduk, kebutuhan lahan makam diperkirakan akan terus meningkat.

Karena itu, DPRD bersama pemerintah kota sedang membahas regulasi yang mengatur pengelolaan pemakaman secara lebih terencana. Salah satu usulan yang muncul adalah kewajiban bagi pengembang perumahan untuk menyediakan area pemakaman.

Menurut Samri, langkah tersebut diperlukan agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap lahan pemakaman yang layak tanpa harus terbebani biaya tinggi akibat semakin terbatasnya ruang makam di Samarinda.(ADV/MYG)

Loading

By redaksi