SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Samarinda mematangkan persiapan relokasi massal terhadap tiga Sekolah Rakyat rintisan yang ada di Kota Tepian.

Fasilitas pendidikan yang sebelumnya beroperasi secara terpisah tersebut akan dipindahkan seluruhnya ke gedung baru yang terpusat di wilayah Kecamatan Palaran mulai akhir bulan ini.

Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pemenuhan hak pendidikan dasar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Proses pemindahan sarana pembelajaran ini dikejar agar seluruh operasional sekolah sudah berjalan normal saat memasuki tahun ajaran baru.

Kepala Dinsos PM Kota Samarinda, Mochammad Arif Surochman, memastikan bahwa seluruh tahapan pemindahan aktivitas belajar mengajar terus berjalan sesuai dengan target waktu yang ditentukan. Infrastruktur baru tersebut diproyeksikan siap digunakan sepenuhnya pada saat dimulainya agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Kami sampaikan bahwa tiga sekolah rintisan yang ada di Samarinda selama ini, semuanya akan dipindahkan secara terpusat ke gedung baru yang sudah dibangun di Palaran. Mengenai pelaksanaan kegiatannya, nanti seluruh rangkaian masa pengenalan lingkungan sekolah bagi para murid akan resmi dimulai di gedung baru tersebut pada akhir bulan ini, tepatnya pada tanggal 31 Juli,” kata Mochammad Arif Surochman, Selasa (14/7/2026).

Arif menjelaskan bahwa penyediaan gedung sekolah yang representatif ini merupakan wujud nyata kerja sama operasional antara jajaran pemerintah daerah bersama pemerintah pusat. Dalam skema kerja tersebut, pengerjaan fisik bangunan berada di bawah kendali kementerian teknis, sementara pihak dinas fokus pada pemenuhan aspek sumber daya manusia dan penjaringan kepesertaan didik.

“Untuk urusan bangunan fisiknya, kami melihat pengerjaannya sudah hampir selesai seluruhnya di lapangan karena proyek ini dikerjakan langsung oleh Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum. Kami dari Dinas Sosial optimis pada akhir bulan ini bangunan sudah selesai 100 persen, di mana kami sendiri bertanggung jawab penuh terhadap manajemen rekrutmen siswa baru serta perekrutan tenaga pendamping dari unsur Program Keluarga Harapan,” sambung Arif Surochman.

Berdasarkan hasil pemutakhiran data pendaftaran, animo masyarakat prasejahtera untuk mengakses layanan pendidikan khusus ini tergolong sangat tinggi. Pihak dinas mencatat kuota daya tampung yang disediakan untuk rombongan belajar di gedung baru tersebut telah terisi penuh oleh para calon anak didik yang lolos seleksi berkas administrasi.

“Total anak yang berhasil kita jaring dalam rekrutmen di gedung yang baru ini tercatat sebanyak 270 siswa baru, di mana untuk perincian detail mengenai pembagian kelasnya nanti dapat dilihat langsung pada draf teknis yang ada di kepala bidang masing-masing. Kami memastikan proses seleksi penerimaan ini telah dilakukan secara selektif agar jaminan fasilitas pendidikan gratis ini benar-benar menyasar kelompok yang tepat,” urai Arif Surochman.

Sebagai penutup, pihak Dinsos PM Kota Samarinda mengimbau kepada seluruh orang tua dari 270 siswa baru tersebut untuk aktif berkoordinasi dengan petugas pendamping mengenai teknis keberangkatan dan persiapan MPLS. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal seluruh rangkaian transisi perpindahan ini agar proses adaptasi anak-anak di lingkungan sekolah yang baru dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan logistik.

“Kami berharap pengerjaan tahap akhir oleh pihak kementerian berjalan lancar tanpa kendala cuaca sehingga target operasional pada tanggal 31 Juli nanti tidak bergeser. Komitmen kami adalah menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas di Palaran demi membuka ruang bagi anak-anak kita agar bisa memperbaiki taraf hidup keluarga mereka di masa depan melalui jalur pendidikan dasar,” pungkas Mochammad Arif Surochman.(MYG)

Loading

By redaksi