SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan anggaran sebesar Rp1,4 triliun telah disiapkan untuk mendukung program Gratispol Pendidikan. Dana tersebut siap disalurkan dan kini memasuki tahap pengumpulan serta verifikasi data mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Kaltim.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaltim, Dasmiah, menegaskan bahwa alokasi anggaran tersebut merupakan yang terbesar secara nasional untuk bantuan biaya pendidikan dan telah tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Pemprov Kaltim.

“Anggaran kita ini sudah siap semua. Kita anggarkan Rp1,4 triliun dan itu sudah masuk RKA. Tinggal kita bayarkan saja,” ujar Dasmiah, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, Pemprov Kaltim meminta data seluruh mahasiswa baru serta mahasiswa aktif di setiap kampus untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Dari estimasi sekitar 90 ribu mahasiswa, bantuan diproyeksikan dapat menjangkau sekitar 80 ribu mahasiswa.

“Kalau ada sekitar 10 ribu mahasiswa yang belum bisa tercover, tentu nanti akan kami jelaskan ke masyarakat apa penyebabnya,” katanya.

Dasmiah menyebutkan, batas akhir pengiriman data mahasiswa dari kampus ditetapkan paling lambat 10 Februari 2026. Data tersebut menjadi dasar verifikasi sebelum proses pencairan bantuan dilakukan.

Ia menambahkan, Surat Keputusan (SK) penerima bantuan mahasiswa baru telah ditandatangani Gubernur Kaltim dan akan disampaikan ke masing-masing kampus untuk proses validasi sesuai ketentuan dalam peraturan gubernur.

“Cepat atau lambatnya transfer sangat tergantung dari kelengkapan dan kecepatan data yang disampaikan oleh kampus,” jelasnya.

Pemprov Kaltim juga telah melakukan prakiraan anggaran hingga akhir Februari. Dasmiah menyebutkan, anggaran diperkirakan cukup bahkan berpotensi lebih karena dialokasikan untuk 124 ribu mahasiswa.

“Kami ingin cepat melakukan praknosa agar jika ada kelebihan anggaran bisa dikembalikan dan tidak berdampak pada kinerja serta potensi SILPA,” pungkasnya.(MYG)

Loading

By redaksi