SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Sebanyak 13 jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hingga kini belum terisi pejabat definitif. Posisi yang semestinya diisi pejabat eselon II tersebut masih dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Sebelumnya, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menargetkan pengisian jabatan kosong dapat diselesaikan pada Januari 2026, setelah pelantikan perdana pejabat eselon II yang dilaksanakan pada 22 Desember 2025 lalu.
Rudy menjelaskan, saat ini proses pengisian jabatan masih terus berlangsung dan Pemprov Kaltim tinggal menunggu tahapan lanjutan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Sekarang masih on progres. Tinggal menunggu keputusan dari BKN,” ujar Rudy, Senin (9/2/2026).
Ia menambahkan, dari sisi teknis, seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan tersebut telah dilaksanakan. Selain itu, mekanisme manajemen talenta juga sudah dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Nanti teknisnya bisa dibicarakan dengan Ibu Sekda, karena seleksi terbuka sudah dibuka dan manajemen talenta juga sudah berproses,” ucapnya.
Terkait dampak kepemimpinan Plt di sejumlah OPD, Rudy menilai kondisi tersebut belum menghambat jalannya roda pemerintahan. Pelayanan publik serta program kerja OPD masih berjalan sebagaimana mestinya.
“Sebagaimana mestinya, walaupun saat ini beberapa OPD, belum dipimpin oleh pejabat definitif,” katanya.
Meski demikian, Rudy mengakui adanya keterbatasan kewenangan bagi pejabat Plt, khususnya dalam pengambilan kebijakan strategis jangka panjang.
“Untuk hal-hal strategis memang tidak bisa, karena keputusan tersebut harus diambil oleh kepala dinas definitif,” tutupnya.(MYG)
![]()
