SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda memaparkan laporan kesiapan serta data makro kapasitas tampung sekolah dalam agenda Konsultasi Publik Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang dilaksanakan di Arutalla Ballroom, Lantai 4 Kantor Bappeda Samarinda, Senin (25/5/2026).
Plt Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby, merincikan alokasi pembagian rombongan belajar (rombel) untuk tahun ajaran baru ini. Untuk jenjang TK Negeri tersedia kapasitas 1.005 murid (74 rombel), jenjang SD Negeri sebanyak 12.123 murid (412 rombel), dan jenjang SMP Negeri memiliki daya tampung 10.053 murid (302 rombel).
”Forum konsultasi publik ini merupakan langkah nyata kita bersama untuk menyempurnakan regulasi dan petunjuk teknis agar hak-hak seluruh calon peserta didik di Kota Samarinda dapat terlindungi,” ujar Ibnu Araby.

Ibnu juga melaporkan sebuah inovasi baru di mana aplikasi sistem digital SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 sepenuhnya merupakan hasil pengembangan mandiri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda, tanpa ketergantungan pada pihak ketiga demi menjamin keamanan data dan kestabilan jaringan.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengapresiasi pencapaian kolektif tersebut dan mengingatkan agar keberhasilan pelaksanaan SPMB tahun 2025 yang meraih penilaian terbaik dapat dijadikan sebagai batas standar minimal (benchmark) untuk melahirkan tata kelola yang lebih sempurna.
”Pendidikan bukan sekadar proses transfer pengetahuan, melainkan sebuah instrumen keadilan sosial. Oleh karena itu, memastikan setiap anak di kota ini mendapatkan akses pendidikan yang setara, objektif, dan bermartabat adalah komitmen mutlak yang tidak boleh dikompromikan,” tegas Wali Kota.
Guna menjaga objektifitas sistem penerimaan, Andi Harun menggarisbawahi pentingnya pengawasan berlapis melalui Satgas SPMB yang menggandeng Kepolisian, Kejaksaan, dan Inspektorat. Pemkot Samarinda juga terus mengupayakan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) secara bertahap pada kawasan padat penduduk demi pemerataan kualitas pendidikan dan efisiensi penerapan sistem rayonisasi di lapangan.(MYG)
![]()
