SAMARINDA, cakrawalakaltim.com– Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Kencana Samarinda mulai melakukan rehabilitasi tub settler di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang 1 sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan keandalan proses produksi air bersih. Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah diimbau menggunakan air secara hemat karena terjadi penyesuaian kapasitas produksi.

Pekerjaan dimulai Rabu (15/7/2026) dengan estimasi penyelesaian selama 21 hari. Selama masa rehabilitasi, debit produksi IPA Bendang 1 mengalami pengurangan sehingga distribusi air ke sejumlah kawasan berpotensi mengalami gangguan, terutama pada jam-jam pemakaian puncak.

Asisten Manajer Humas dan Kesekretariatan Perumda Tirta Kencana Samarinda, Khaidir Fadly, mengatakan rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan fasilitas produksi agar proses pengolahan air tetap berjalan optimal dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan.

“Rehabilitasi tub settler menjadi langkah penting untuk menjaga performa instalasi pengolahan air. Dengan kondisi fasilitas yang tetap optimal, kualitas produksi maupun kontinuitas pelayanan kepada pelanggan dapat terus dipertahankan,” ujarnya.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kelurahan Loa Bahu, Jalan M. Said, Jalan Revolusi, Jalan Suryanata, Perum Bukit Pinang, Jalan Kampung Pinang, Jalan AW Syahranie, Jalan Solong Durian, Jalan Batu Cermin, Perum Samarinda Residence, Jalan Batu Besuang, Ring Road I, II, dan III, serta wilayah pelayanan Booster AW Syahranie dan sekitarnya.

Selama proses rehabilitasi berlangsung, Perumda Tirta Kencana mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara hemat dan mengutamakan kebutuhan pokok sehari-hari. Pemulihan distribusi akan dilakukan secara bertahap seiring selesainya pekerjaan dan normalnya kapasitas produksi di IPA Bendang 1.

“Kami mengajak pelanggan menggunakan air secara bijak selama proses rehabilitasi berlangsung. Langkah ini akan sangat membantu menjaga pemerataan distribusi air ke seluruh wilayah terdampak hingga pekerjaan selesai,” jelas Fadly.

Atas nama manajemen, Perumda Tirta Kencana menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat berkurangnya pasokan air selama proses rehabilitasi berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Pekerjaan ini merupakan investasi pelayanan agar fasilitas produksi tetap andal dan mampu memberikan pelayanan air bersih yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.

Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut maupun ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Contact Center Perumda Tirta Kencana Samarinda di (0541) 2088100 atau melalui WhatsApp 0811 553 536.

Perumda Tirta Kencana menegaskan komitmennya untuk terus melakukan peningkatan infrastruktur dan fasilitas produksi sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan air bersih yang berkualitas, berkelanjutan, dan semakin andal bagi masyarakat Kota Samarinda.(zz)

Loading

By redaksi