SAMARINDA, Cakrawalakltim.com – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda tengah menyiapkan langkah strategis untuk menghidupkan kembali denyut perekonomian di Pasar Pagi. Komisi II berencana menggelar diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) melibat lintas sektor sebelum membawa hasil kajian konsep ke Wali Kota Samarinda selaku pengambil kebijakan.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengungkapkan bahwa pembenahan Pasar Pagi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar menghasilkan formulasi solusi yang tepat sasaran.
“Penataan kembali Pasar Pagi ini tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota saja, tetapi harus melibatkan banyak pihak. Kami sepakat untuk menindaklanjutinya dengan menggelar FGD,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, usai rapat bersama Dinas Perdagangan Samarinda, Jumat (21/8/2026).
Iswandi menjelaskan, forum diskusi tersebut nantinya akan mengundang berbagai elemen kunci, mulai dari kalangan akademisi, praktisi, komunitas penggiat ekonomi, Dinas Perdagangan (Disdag), hingga perwakilan para pedagang Pasar Pagi itu sendiri guna menyerap aspirasi dari akar rumput.
“Kita akan duduk bersama untuk mencari solusi, bukan untuk saling menyalahkan kondisi masa lalu. Masukan dari pedagang, gagasan Disdag, serta kajian dari akademisi akan kita gabungkan (combine) menjadi sebuah konsep komprehensif,” terangnya.
Hasil rumusan gagasan dan kajian teknis dari FGD tersebut selanjutnya akan diserahkan dan dibahas secara intensif bersama Wali Kota Samarinda selaku pemegang keputusan tertinggi (decision maker) di jajaran pemerintah daerah.
“Tentu muaranya nanti ada di Pak Wali Kota sebagai decision maker. Kami di DPRD berharap sinergi ini melahirkan keputusan terbaik agar fungsi Pasar Pagi sebagai pusat penggerak ekonomi warga dapat kembali berjalan sebagaimana yang diharapkan,” pungkas Iswandi.(ADV/MYG)
![]()
