SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk Terowongan Samarinda kini memasuki babak akhir evaluasi di tingkat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pemkot Samarinda memastikan seluruh catatan perbaikan fisik maupun dokumen pendukung telah dipenuhi untuk menyambut pengoperasian terowongan pada akhir 2026.
Pembangunan terowongan ini menjadi salah satu program prioritas Pemkot Samarinda untuk memangkas kepadatan arus lalu lintas di kawasan Gunung Manggah dan Sambutan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menguraikan bahwa pendampingan dari tim ahli kementerian mencakup verifikasi data konstruksi serta pengujian langsung keselamatan operasional terowongan.
“Ada beberapa penjelasan dari kita, di-ACC sudah seperti itu,” terang Neneng Chamelia Shanti.
Neneng mengungkapkan bahwa kelancaran proses persetujuan SLF saat ini hanya tinggal menyesuaikan agenda pemaparan akhir bersama tim ahli pusat yang juga menangani evaluasi terowongan di daerah lain.
Dengan rampungnya uji teknis tersebut, Pemkot Samarinda meyakini infrastruktur penyeberangan bawah tanah ini siap digunakan warga sesuai jadwal yang direncanakan.
“Masih optimis target operasional di akhir tahun dan sejauh ini tidak ada kendala,” pungkasnya.(MYG)
![]()
