SAMARINDA, Cakrawalakltim.com – Kompleks Asrama Tunggal Panaluan Presisi Polresta Samarinda di Jalan Gelatik, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, resmi beroperasi. Peresmian fasilitas modern ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Senin (18/5/2026).
Proyek infrastruktur bernilai Rp65,57 miliar ini berdiri di atas lahan hibah dari Pemerintah Kota Samarinda seluas 14.559 meter persegi. Proses pengerjaan fisik bangunan tersebut berhasil diselesaikan secara tepat waktu dalam kurun 240 hari.

Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa perencanaan proyek ini sudah berjalan dengan baik. Fasilitas hunian ini nantinya akan didistribusikan untuk klaster perwira, bintara, hingga personel yang belum berkeluarga.

“Yang pertama adalah fasilitas untuk anggota yaitu Asrama Tunggal Panaluan yang tadi dilaporkan nanti akan ditempati oleh Perwira, kemudian Bintara, dan juga ada yang anggota yang masih bujang,” kata Jenderal Listyo Sigit.

Kapolri juga menyoroti transformasi besar yang terjadi pada area asrama tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas sinergi kuat yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah dan kepolisian setempat.

“Dan tentunya tadi kita juga mendapat cerita bagaimana kondisi awal dan saat ini telah jauh berubah. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Samarinda dan juga Pak Kapolda dan Pak Kapolresta yang telah bekerja keras untuk membangun fasilitas Asrama Polisi Tunggal Paneluan ini,” tutur Kapolri.

Dengan adanya hunian baru yang representatif ini, Jenderal Listyo Sigit berharap performa pelayanan publik kepolisian di Samarinda semakin meningkat. Ia juga berpesan agar kompleks tersebut senantiasa dirawat.

“Dan ini tentunya harapan kita ini bisa meningkatkan motivasi bagi seluruh anggota yang bertugas sehingga bisa memberikan pelayanan nanti yang lebih baik untuk masyarakat dan harapan kita juga Asrama ini betul-betul dirawat dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan bahwa pembangunan ini rampung persis satu tahun sejak peletakan batu pertama. Kehadiran asrama baru ini sekaligus menyulap kawasan Jalan Gelatik yang dulunya merupakan titik rawan banjir.

“Kita sudah bisa menyelesaikan pekerjaan Aspol Gelatik yang kondisinya dulu daerah kawasan banjir dan rumahnya sangat tidak layak. Dan sekarang telah bertransformasi berubah menjadi hunian yang layak bagi perwira dan prajurit Polri. Mudah-mudahan ini bermanfaat dan bisa menambah semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” papar Andi Harun.

Kompleks modern ini kini dilengkapi dengan 15 unit rumah tapak tipe 1 untuk perwira, 31 unit rumah tipe 2 untuk Bintara, dan satu gedung rumah susun tiga lantai dengan 30 kamar. Untuk fasilitas penunjang, tersedia satu unit aula berkapasitas 96 orang serta sebuah mushalla yang mampu menampung 85 jemaah.
Mengenai kelanjutan pembangunan fasilitas serupa di masa depan, Andi Harun menegaskan komitmen Pemkot Samarinda untuk terus berkolaborasi bersama TNI-Polri demi menjaga stabilitas dan kelancaran pembangunan daerah.

“Selama kita menjalankan fungsi sinergi dan kolaborasi sambil menunggu baiknya keadaan APBD kita, kita terus akan berusaha untuk melaksanakan hubungan yang baik dan saling membantu. Karena bagi pemerintah Kota Samarinda tidak bisa menghitung saking besarnya efek manfaat bantuan dari Polri dan TNI serta kejaksaan di dalam kerja-kerja penegakan hukum,” pungkas Andi Harun.(MYG)

Loading

By redaksi