SENDAWAR, Cakrawalakaltim.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dalam mengembangkan olahraga strategi ditandai dengan peresmian Kejuaraan Catur Piala Bupati Kubar 2025. Bupati Frederick Edwin meluncurkan turnamen bergengsi ini di Aula Dispora Kubar pada Jumat (31/10/2025), yang sekaligus menjadi inisiatif strategis untuk menjaring talenta-talenta lokal.
Ajang kompetisi catur yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 31 Oktober hingga 2 November 2025, ini menarik perhatian signifikan. Sebanyak 66 pecatur berpartisipasi, mewakili berbagai lapisan, mulai dari atlet pelajar, anggota komunitas, hingga pecatur senior. Mereka datang dari sentra-sentra wilayah di Kubar, termasuk Barong Tongkok, Melak, dan Muara Lawé, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap olahraga adu kecerdasan ini.
Dalam sambutan kuncinya, Bupati Edwin menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada jajaran Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kubar, panitia, wasit, dan seluruh kontingen yang hadir. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk membina atlet catur berbakat, di samping memompa gairah olahraga otak di tengah masyarakat.
Edwin menambahkan, catur harus dipandang lebih dari sekadar permainan di atas papan; ini adalah sarana efektif untuk mengasah kecerdasan kognitif, melatih kesabaran, dan mempertajam akurasi dalam pengambilan keputusan. Nilai-nilai fundamental ini, menurutnya, sangat krusial dan relevan dengan upaya Pemerintah Kabupaten dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter kuat.
Pelaksanaan kejuaraan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2025. Bupati berharap kompetisi ini dapat berfungsi sebagai wadah autentik untuk menemukan “bibit unggul” pecatur muda yang kelak mampu menorehkan prestasi gemilang, tidak hanya di kancah nasional, tetapi juga internasional. Untuk mendukung visi tersebut, Pemerintah Daerah berencana mengagendakan Piala Bupati ini sebagai kegiatan rutin tahunan, disertai dengan janji peningkatan kualitas penyelenggaraan dan target jumlah peserta yang lebih luas.
Menutup pidatonya, Frederick Edwin menyerukan agar sinergi yang harmonis antara Pemerintah, PERCASI, institusi pendidikan, dan seluruh komunitas olahraga terus dipertahankan demi kemajuan pembinaan generasi muda dan peningkatan mutu olahraga di Kutai Barat. (AD/ADV-DISKOMINFOKUBAR)
![]()
