SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menggelar kegiatan silaturahmi terbuka (open house) dalam rangka merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan S. Parman, pada Sabtu (21/3/2026) ini bertujuan untuk mempererat tali ukhuwah serta menjadi momentum permohonan maaf formal pemerintah kepada warga.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, SE., MM., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Marnabas Patiroy, S.E., M.Si., serta seluruh kepala perangkat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari warga yang memadati area rumah jabatan sejak pagi hari. Silaturahmi ini tidak hanya terbatas bagi pejabat publik, tetapi juga merangkul berbagai elemen masyarakat dari beragam latar belakang sosial dan budaya.

Tampak hadir tokoh agama, tokoh adat, perwakilan organisasi kepemudaan, tokoh perempuan, hingga pengurus organisasi kemasyarakatan (ormas) dan berbagai komunitas lokal. Melalui skema terbuka untuk umum, warga diberikan akses langsung untuk berinteraksi dan berjabat tangan dengan pimpinan tertinggi di Kota Tepian tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andi Harun menegaskan bahwa Idulfitri merupakan saat yang tepat untuk melakukan refleksi atas kinerja pelayanan publik. Mewakili pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Pemkot Samarinda, ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

“Atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kota Samarinda, kami menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kesalahan dan kekhilafan, baik dalam perkataan maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Andi Harun di sela-sela acara.

Ia menambahkan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan instrumen penting untuk mengonsolidasikan semangat kebersamaan. Menurutnya, kerukunan antara pemerintah dan warga adalah modal utama dalam melanjutkan pembangunan kota.

Selain sebagai ajang maaf-memaafkan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membangun komunikasi yang lebih cair antara pemerintah dengan pemangku kepentingan (stakeholders) di Samarinda. Harapannya, sinergi yang terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan guna mendorong efektivitas pelayanan publik di masa depan.

Suasana kehangatan terlihat saat para tokoh lintas sektoral berbincang santai dengan jajaran pimpinan daerah, mencerminkan kondisi kondusifitas sosial di ibu kota Provinsi Kalimantan Timur ini.

Kegiatan silaturahmi ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama antara jajaran pemerintah dengan kelompok masyarakat yang hadir.(Z/ADV/DISKOMINFOSMR)

Loading

By redaksi