SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Langkah korektif terus dilakukan oleh jajaran parlemen demi memastikan setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda benar-benar mengalir untuk kemaslahatan masyarakat. Dalam rapat bersama Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian (Diskumi) Samarinda, legislatif menaruh perhatian serius terhadap efektivitas dan ketepatan sasaran program kerja yang dirancang oleh instansi pemerintah.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi menyoroti realisasi anggaran Diskumi Samarinda yang telah menyerap sekitar 48 persen dari total pagu 14 miliar rupiah. Namun, dari hasil bedah anggaran secara mendalam, dewan menemukan bahwa mayoritas dana tersebut, yakni lebih dari 95 persen, justru tersedot untuk kegiatan operasional internal dinas itu sendiri. Sementara alokasi langsung untuk menyentuh sektor koperasi, UKM, dan industri terhitung sangat minim.

“Secara umum telah terserap 48 persen. Tapi kan dari 14 miliar itu kalau kesimpulan saya, lebih dari 95 persen untuk kegiatan sendiri di belanja-belanja operasi. Dari tiga kegiatan yang diadakan, yang pertama bidang koperasi itu anggarannya hanya 400 juta. Kemudian UKM nol anggaran. Kemudian industri 504 juta. Jadi kan hanya satu koma sembilan ratusan saja itu yang untuk kegiatan,” ungkap Iswandi, Selasa (23/6/2026).

Berkaca dari komposisi anggaran tersebut, pihak legislatif mendorong adanya perubahan paradigma dalam penyusunan program kerja instansi pemerintah ke depan. Dewan tidak ingin ada program yang terkesan dipaksakan atau sekadar menggunakan nama kepentingan masyarakat, padahal di lapangan program tersebut tidak sesuai dengan apa yang menjadi prioritas kebutuhan warga.

“Tolong juga nanti dinas kalau berbuat kegiatan ke depan jangan kegiatan-kegiatan yang mengatasnamakan rakyat saja tapi nggak jelas. Tapi kegiatan-kegiatan yang memang maunya rakyat. Oh masyarakat maunya ini, pelatihan ini, pelatihan ini, itu dilaksanakan. Kalau itu dilaksanakan insyaAllah tidak ada lagi masalah di belakang. Tapi kalau yang mengatasnamakan rakyat pasti belakangnya bermasalah semua,” pungkas Iswandi.(ADV/MYG)

Loading

By redaksi