SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Manajemen tata kelola niaga konvensional di Kota Samarinda memasuki fase evaluasi menyeluruh guna mengantisipasi dampak sekunder dari ketidakpastian ekonomi global. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memposisikan pemulihan pasar rakyat sebagai agenda prioritas untuk menjaga stabilitas sektor informal yang menjadi tumpuan hidup ribuan kepala keluarga.
Pemkot Samarinda mencermati bahwa keberlangsungan pasar tradisional sangat bergantung pada konsistensi pergerakan arus konsumen di dalam koridor pasar. Tanpa adanya kehadiran pembeli secara riil, berbagai program bantuan modal yang disalurkan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tidak akan memberikan dampak optimal bagi keberlanjutan usaha pedagang.
“Perencanaan itu tidak boleh hanya terlihat bagus di atas kertas. Harus diuji, termasuk dari sisi risk management-nya,” tutur Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Andi Harun menerangkan bahwa perbaikan infrastruktur fisik pasar saja tidak cukup untuk mengembalikan minat belanja masyarakat jika tidak didukung oleh kesadaran kolektif publik. Untuk itu, pemerintah daerah mengkombinasikan draf penataan internal birokrasi dengan gerakan kampanye sosial guna merangsang kembali minat kunjungan ke pasar tradisional.
“Ayo kembali belanja di pasar tradisional. Itu bukan hanya soal ekonomi, tapi juga bentuk kepedulian sosial,” tambah Andi Harun.
Aparatur pemerintah daerah di tingkat kecamatan dan kelurahan diinstruksikan untuk menjadi motor penggerak awal dalam menyukseskan program belanja di pasar tradisional tersebut. Langkah integrasi sosial ini diharapkan mampu meminimalisir potensi penutupan kios secara massal oleh para pedagang yang kesulitan memenuhi biaya sewa tahunan.
Jajaran Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda juga diminta untuk memperketat pemantauan draf rantai pasok barang pokok agar tidak terjadi aksi spekulasi harga yang dapat semakin membebani daya beli. Koordinasi intensif dengan daerah penghasil terus dipacu demi menjamin harga tebus komoditas di tingkat pasar tradisional tetap berada pada angka yang rasional dan terjangkau.(MYG)
![]()
