Samarinda, Cakrawalakaltim.com – Kantor Pertanahan Kota Samarinda terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan aset dan pelayanan pertanahan yang tertib dan sesuai ketentuan. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kepala Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Ceto Subagiyo, dalam kegiatan Pembukaan BRI Gebyar Lelang 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di DeCafe Samarinda, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan BRI Gebyar Lelang 2026 yang digelar secara serentak pada tiga cluster, yakni Regional Office Banjarmasin, Area Pontianak, dan Area Samarinda. Pembukaan kegiatan secara terpusat dilaksanakan dari Banjarmasin dan diikuti secara daring oleh peserta di Samarinda melalui video konferensi.
Di Samarinda, kegiatan yang digelar di DeCafe tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur, KPKNL Samarinda, serta jajaran dan undangan dari BRI Samarinda. Kehadiran lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan BRI Gebyar Lelang 2026.
Rangkaian kegiatan diikuti dengan agenda pembukaan secara resmi serta talkshow yang membahas pelaksanaan dan mekanisme lelang aset. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan informasi mengenai proses lelang sekaligus pemahaman mengenai mekanisme pemindahtanganan aset melalui lelang resmi.
BRI Gebyar Lelang 2026 sendiri berlangsung selama periode 1 Oktober hingga 30 November 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya BRI dalam mendorong proses pemindahtanganan aset melalui mekanisme lelang yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Ceto Subagiyo, menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang mempertemukan berbagai instansi terkait tersebut.
“Kami menyambut baik pelaksanaan BRI Gebyar Lelang 2026 ini. Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi, sehingga proses yang berkaitan dengan aset dan pertanahan dapat berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ceto Subagiyo.
Bagi Kantor Pertanahan Kota Samarinda, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak. Sinergi antara ATR/BPN, BRI, KPKNL, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pengelolaan aset yang profesional, tertib, dan memberikan kepastian bagi para pihak.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Kantor Pertanahan Kota Samarinda turut mendukung terciptanya ekosistem lelang yang transparan dan terpercaya, sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam memberikan pelayanan dan kepastian kepada masyarakat.
![]()
