SAMARINDA, Cakrawalakalrim.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Samarinda dinilai belum menyentuh asas keadilan sosial secara merata. Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyayangkan puluhan murid di SD Filial Loa Kumbar yang hingga kini belum pernah menerima distribusi makanan bergizi, meski data mereka telah terverifikasi sejak awal.
Sebab, penyaluran MBG saat ini dilaporkan hanya terkonsentrasi di sekolah induk yang berada di kawasan perkotaan, sementara siswa di wilayah pinggiran justru terabaikan.
“Saat ini MBG itu hanya diberikan kepada siswa di sekolah induk SD 005, sedangkan 50 anak di Loa Kumbar yang sudah didaftarkan itu tidak mendapatkan layanan MBG. Ini sudah disampaikan ke pengelola tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti.
Puji menilai pengabaian ini sangat ironis mengingat anak-anak di kawasan terpencil seperti Loa Kumbar justru menjadi kelompok sasaran yang paling membutuhkan asupan nutrisi tambahan guna menunjang tumbuh kembang belajar mereka.
Legislator Karang Paci ini mendesak pengelola program MBG bersama dinas teknis terkait untuk segera membenahi jalur logistik dan penyaluran ke Loa Kumbar agar ketimpangan fasilitas antar-siswa tidak terus berlarut.
“Anak-anak di sana punya hak yang sama dengan siswa di kota. Jangan sampai ada prasangka atau ketimpangan layanan hanya karena kendala jarak,” pungkasnya.(ADV)
![]()
