SAMARINDA, Cakrawalakaltim.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 tingkat Kecamatan Sungai Kunjang tahun 2026 resmi berakhir. Penutupan kegiatan keagamaan tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, dalam seremoni yang berlangsung di halaman Masjid Baitul Muttaqin (Islamic Center), Jumat (17/4/2026).

Hadir dalam kesempatan itu unsur pemerintah kecamatan, jajaran Kementerian Agama, pengurus LPTQ, aparat TNI-Polri, tokoh agama, serta masyarakat yang turut menyaksikan penutupan rangkaian lomba yang telah berlangsung selama beberapa hari.

Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan MTQ. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai upaya membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, baik dalam membaca, memahami, maupun mengamalkan nilai-nilainya,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui MTQ diharapkan lahir generasi Qur’ani yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pilar dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

“Dari kegiatan ini kita berharap muncul qari dan qariah terbaik, hafiz dan hafizah, serta generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kokoh,” tegasnya.

Saefuddin juga mengajak para orang tua untuk terus membimbing anak-anak dalam mendalami Al-Qur’an, sekaligus memberikan penghargaan kepada para guru ngaji, ustaz, ustazah, serta pembina TPA yang selama ini berperan dalam pendidikan keagamaan.

Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kelurahan Teluk Lerong Ulu berhasil meraih gelar juara umum. Posisi kedua ditempati Kelurahan Loa Bakung, disusul Kelurahan Lok Bahu di peringkat ketiga. Selain itu, Kelurahan Lok Bahu ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-29 pada 2027.

Penutupan ditandai dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada para pemenang oleh Wakil Wali Kota Samarinda.

Berakhirnya MTQ ke-28 ini diharapkan mampu memperkuat tradisi membaca dan memahami Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.(Z/ADV/DISKOMINFOSMR)

Loading

By redaksi